Breaking News:

Takut Lama-lama di Ladang, Petani Khawatir Pascakemunculan Harimau di Puncak

Pascakemunculan Harimau di kawasan Puncak, sejumlah warga yang berada di sekeliling wilayah puncak hingga saat ini masih waswas untuk ke ladang.

istimewa
video seekor harimau berkeliaran di Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pascakemunculan Harimau di kawasan Puncak, sejumlah warga yang berada di sekeliling wilayah puncak hingga saat ini masih waswas untuk ke ladang.

Seperti Desa Sekungkung, Kecamatan Depati Tujuh, Kerinci dan Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Sungaipenuh, masih cemas untuk bekerja ke kebun, karena ada warga temukan jejak harimau.

"Ya, sampai minin (sekarang, red) masih ada warga yang takut ke ladang, kalau warga ke ladang harus ramai-ramai," ujar Rengki salah seorang warga Depati Tujuh, Rabu (17/2).

Selain itu, warga yang memiliki ladang di Sungai Jeruang, Desa Sungai Jernih pun masih juga takut untuk bekerja di ladang.
Miko, seorang petani yang juga Kadus Sungai Jeruang, Desa Sungai Jernih, mengaku sejak ditemukan harimau di puncak warga di desa masih takut untuk bekerja di ladang (kebun, red) .

"Setelah Harimau ditemukan kami masih takut ke ladang, paling-paling kalau mau ke ladang takut lama-lama," ujarnya Rabu (17/02).

Dia mengatakan, ketakutan petani ke ladang, lantaran adanya ditemukan jejak harimau di wilayah Sungai Jernih.

"Ado pemburu temukan jejak Harimau, maka kami takut kalau sendiri ke ladang," tambahnya.

Dirinya berharap kepada pihak terkait untuk turun ke lapangan, karena warga tidak ada lihat petugas turun.

"Semoga cepat turun sehingga warga nyaman ke ladang," tandasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved