Breaking News:

Berita Kerinci

Pascakemunculan Harimau di Kerinci, Petani Masih Waswas ke Ladang

Seperti Desa Sekungkung, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci dan Sungai Jernih, kecamatan Pondok Tinggi, Sungaipenuh, masih cemas untuk bekerja

ist
Salah satu individu baru Harimau Sumatera yang ditemukan di Taman Nasional Kerinci Seblat. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pasca Harimau muncul di kawasan Puncak, sejumlah warga yang berada di sekeliling wilayah puncak hingga saat ini masih waswas untuk ke ladang.

Seperti Desa Sekungkung, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci dan Sungai Jernih, kecamatan Pondok Tinggi, Sungaipenuh, masih cemas untuk bekerja ke kebun, karena ada warga temukan jejak harimau.

"Ya, sampai minin (sekarang, red) masih ada warga yang takut keladang, kalau warga ke ladang harus ramai-ramai," ujar Rengki salah seorang warga Depati Tujuh (17/2/2021).

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Harian Bulan Februari 2021 Lengkap, dari Seri Low-end hingga High-end

Baca juga: VIDEO Tiga Mahasiswi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Hilang di Gunung Masurai

Baca juga: Salah Jalur Turun Jadi Penyebab Tiga Mahasiswa UIN STS Jambi Hilang Kontak

Selain itu, warga yang memiliki ladang di Sungai Jeruang, desa Sungai Jernih pun masih juga takut untuk bekerja diladang.

Miko salah seorang Petani yang juga Kadus Sungai Jeruang, desa Sungai Jernih, mengaku sejak ditemukan harimau di puncak warga di desa masih takut untuk bekerja diladang (kebun, red) .

"Setelah Harimau ditemukan kami masih takut keladang, paling-paling kalau mau keladang takut lama-lama," ujarnya Rabu (17/2/2021).

Dia mengatakan, ketakutan petani keladang, lantaran adanya ditemukan jejak harimau di wilayah Sungai Jernih.

"Ado pemburu temukan jejak Harimau, maka kami takut kalau dak sendiri ke ladang," tambahnya.

Dirinya berharap Kepada Pihak terkait untuk turun ke lapangan, karena warga tidak ada lihat petugas turun.

"Semoga cepat turun sehingga warga nyaman ke ladang," tandasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved