Breaking News:

Berita Tebo

Alokasi DAU Kabupaten Tebo Terancam Dipotong Hingga Empat Persen

Hal ini pun dibenarkan oleh Bupati Tebo, Sukandar. Namun menurut Sukandar, pemotongan tersebut masih sebatas informasi yang dia terima, saat rapat mel

Tribunjambi/Hendro Sandi
Bupati Tebo, Sukandar Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Tebo, terancam dipotong hingga empat persen. Rencana tersebut imbas dari adanya pandemi Covid-19.

Hal ini pun dibenarkan oleh Bupati Tebo, Sukandar. Namun menurut Sukandar, pemotongan tersebut masih sebatas informasi yang dia terima, saat rapat melalui zoom metting bersama kementerian.

"Jadi saya ada rapat zoom bersama kementerian keuangan, dalam negeri. Disana diminta seluruh daerah untuk berhemat. Karena ini ada lanjutan dari penanganan Covid-19, pengadaan vaksin dan lainnya," kata Sukandar, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Realisasi Vaksinasi di Jambi 73,58 Persen, Kadinkes Ungkap Adanya Penundaan Vaksin pada Sasaran

Baca juga: Nindy Ayunda Beberkan Alasan Bercerai, KDRT hingga Diselingkuhi Aksara Harsono

Baca juga: Cerita Siti Rahayu, Satu Diantara Pendaki yang Dikabarkan Hilang di Gunung Masurai, Kini Sudah Aman

"Tapi ini baru sebatas informasi ya pada virtual kemarin, karena belum ada resmi tertulisnya. Seluruh daerah juga ada," lanjutnya.

Sukandar mengungkapkan, jika memang itu bakal terjadi pihaknya hanya bisa menerima karena juga akan berlaku untuk semua daerah lainnya

Dia berharap, kedepan tidak ada lagi pemotongan anggaran dari pusat, mengingat akan mempersempit pembangunan dan pemutaran roda perekonomian di daerah termasuk Tebo.

"Ya saya berharap kedepan tidak ada lagi pemotongan. Karena daerah sangat bergantung pada itu, perekonomian kita juga," ungkapnya.

"Pemotongan empat persen itu dari DAU kita sebesar kisaran 600-800 miliar," pungkasnya.

Penulis: HR Hendro Sandi
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved