Breaking News:

Berita Batanghari

Dana Sertifikasi Guru di Batanghari Capai Rp 15 Miliar, Bakeuda Sudah Transfer ke Rekening Guru

Tunjangan guru sertifikasi dan non sertifikasi guru, sebelumnya tunda bayar Pemkab Batanghari pada 2020 kemarin.

Tribunjambi/Musa
Pada Masa Pandemi Covid-19 di Batanghari, Akan Ada Guru Penggerak Dari Program Kemendikbud di batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) 2020 di Batanghari semuanya telah ditransfer ke rekening masing-masing guru.

Tunjangan guru sertifikasi dan non sertifikasi guru, sebelumnya tunda bayar Pemkab Batanghari pada 2020 kemarin.

Jumlah penerima TPG sertifkasi Guru yang ditunda bayar ada sebayak 1.300 orang penerima termasuk pengawas sekolah.

Baca juga: Masa Jabatan Safrial-Amir Sakib Berakhir, Besok Agus Sanusi Jadi Plh Bupati Tanjabbar

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 16 Februari 2021 di Pegadaian, Emas Antam dan Emas UBS Turun Harga

Baca juga: Daftar Harga Mobil Bekas 2021 - Daihatsu Terios Bisa Dapat Rp 75 Juta, Cek Harga Termurah Disini

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Yaakin mengatakan guru sertifikasi TK sebanyak 35 orang, SD 945 orang, SMP 300 orang dan pengawas 20 orang, total 1.300 penerima sertifikasi yang telah ditransfer.

“Pemkab Batanghari tetap membayar tiga bulan (November, Oktober dan Desember) dana dari pusat yang ditransfer hanya untuk November dan Oktober namun pembayaran satu bulan melalui kas daerah,”

“Sertifikasi sudah penuh dibayarkan, alias lunas," ujar Yaakin Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Selasa (16/2/2021).

Subbag Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari melalui Muhammad Afdhal mengatakan, guru sertifikasi dibayarkan pada 2021 ini sebesar Rp15.262.546.100 milyar untuk 1.300 orang penerima.

"Satu bulan yakni Desember memang ditanggulangi melalui kas daerah," katanya.

Afdhal mengatakan, sebanyak 488 Guru non seritifikasi juga sudah dibayar. Dengan total yang ditransfer triwulan ke IV sebesar Rp 366 juta.

Namun ada pembayaran susulan Guru non sertifikasi ini untuk 18 orang, dikarenakan baru melapor ke Diknas.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Batanghari, M Azan mengiyahkan bahwa dana TPG Guru sertifikasi dan non seritifkasi pada 2020 sempat ditunda itu, akhirnya sudah ditransfer ke rekening masing-masing guru.

“Sudah kita trasnfer melalui Bank 9 Jambi ke rekening pada 9 Februari 2020 lalu,” kata Azan.

Sebut Azan bahwa kekurangan dana yang ditransfer pusat untuk TPG seritifkasi hanya satu bulan. Namun Kasda sudah menanggulangi satu bulan untuk dana yang belum ditrasnfer pusat tersebut.

”Melalui dana yang ada di Kasda, kita tenggulangi untuk satu bulan, saya harap dapat dimaklumi atas keterlambatan ini,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved