Breaking News:

Berita Tanjabtim

Cegah Penularan Covid-19, Perjalanan Dinas ASN Tanjabtim Dibatasi, Disanksi Jika Melanggar

Perjalanan dinas keluar daerah akan ditekan olehnya dan diminta kepada seluruh ASN lebih gesit dalam memanfaatkan teknologi canggih.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Sekda Tanjabtim, Sapril soal wacana pembangunan makam pahlawan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Cegah penularan Covid-19, untuk sementara perjalanan dinas ASN Tanjabtim ke sejumlah daerah di Indonesia atau ke luar negeri dibatasi.

Hal itu sebagai upaya pencegahan tertularnya Covid-19 dari klaster perjalanan dinas.

Sekda Tanjabtim Sapril menegaskan, bahwa mengawasi betul rencana ASN yang akan melakukan perjalanan dinas.

Baca juga: Zumi Zola Positif Covid-19, Begini Kondisinya Saat Ini, Sekarang Isolasi Mandiri One Man One Cell

Baca juga: PKL di Kawasan Gentala Arasy dan Tanggo Rajo Ditertibkan, Pedagang Diturunkan di Bawah Jembatan

Baca juga: Ketakutan Astid Ketika Menceritakan Detik-detik Uya Kuya Positif Covid-19: Tiba-tiba Matanya ke Atas

Perjalanan dinas keluar daerah akan ditekan olehnya dan diminta kepada seluruh ASN lebih gesit dalam memanfaatkan teknologi canggih.

"Jika kegiatan tersebut bersifat penting, maka bisa saja akan segera dianggarkan perjalanan tersebut. Kalau tidak ya bisa virtual seperti Musrenbang kemarin," tegasnya.

Pihaknya akan sangat selektif dalam mengeluarkan anggaran perjalanan dinas di tengah meningkatnya kasus Covid-19 ini.

"Jangankan begitu, untuk ke Kota Jambi saja kita harus selektif mungkin dalam mengeluarkan anggaran ini," lanjutnya.

Selain guna mencegah tertular Covid-19, anggaran perjalanan dinas tersebut sebagian akan direfocusing guna penanganan Covid-19 di kabupaten termuda di Provinsi Jambi ini.

"Mungkin ada sanksi berupa pemotongan tunjangan ASN bagi yang masih nekat," pungkasnya

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved