Breaking News:

Femallenials

Jadi Momen Saling Mendoakan, Perayaan Imlek Christine saat Pandemi

Hari Raya Imlek 2572 tahun ini, sedikit berbeda dari sebelumnya, karena tidak semeriah tahun sebelumnya. Meskipun begitu tidak mengurangi

ISTIMEWA
Femallenials Christine 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari Raya Imlek 2572 tahun ini, sedikit berbeda dari sebelumnya, karena tidak semeriah tahun sebelumnya. Meskipun begitu tidak mengurangi kekhusyukan beribadah.

Hari raya Imlek identik dengan kemeriahan dan tentu saja tradisi-tradisi unik lainnya. Seperti banyak menggunakan atribut warna merah, baik hiasan di tempat ibadah, hiasan rumah, termasuk juga baju yang dikenakan saat hari raya.

Warna merah dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa memiliki arti sendiri, yang dipercaya menjadi lambang kebahagiaan. Selain saat hari raya warna merah juga biasa digunakan saat acara pernikahan.

Perayaan Hari Raya Imlek 2572 yang jatuh pada 12 Februari 2021 di tengah wabah pandemi Covid-19. Faktor pandemi inilah yang membuat perayaan berbeda di banding tahun sebelumnya.

Karena perayaan tahun ini harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19; menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker.

Kemeriahan yang biasanya terlihat saat perayaan hari raya Imlek sedikit berkurang, selain itu juga tembat ibadah yang biasanya dipenuhi masyarakat Tionghoa untuk beribadah, tahun ini tidak seramai sebelumnya.

Menurut Christine, Mahasiswa Nanjing Universitas yang kerap disapa Tina, perayaan hari raya Imlek tahun ini sedikit berbeda dari sebelumnya, ini juga faktor hari raya di tengah pandemi Covid-19.

"Perayaan Hari Raya Imlek tahun ini memang sedikit berbeda, biasanya pas hari raya tempat ibadah ramai didatangi untuk beribadah. Sedangkan tahun ini tidak karena harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan ada juga yang tutup," jelas Christine.

Pada momen perayaan hari raya Imlek, juga dijadikan momen berkumpul keluarga besar, tidak jarang juga keluarga yang dari luar kota datang untuk berkumpul.

"Selain itu juga, biasanya hari raya Imlek keluarga-keluarga jauh datang berkunjung dan berkumpul, sedangkan tahun ini untuk berkumpul sangat sulit sekali, dan yang berkumpul hanya yang tinggalnya dalam satu kota," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Ade Setyawati
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved