UMKM Jambi
Pertahankan Kemurnian Madunya, Jadi Kunci Kesuksesan Umega Honey
Banyaknya jalur distribusi mulai dari petani, pengepul, pedagang sampai konsumen membuka celah untuk dilakukannya kecurangan tersebut.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Banyaknya manfaat yang dihasilkan madu dan banyaknya peminat minuman yang dihasilkan oleh lebah ini, banyak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan kecurangan.
Pengoplosan madu menggunakan bahan organik sampai sintetis banyak kita jumpai di pasaran. sehingga merusak reputasi madu yang terkenal memiliki banyak manfaat.
Banyaknya jalur distribusi mulai dari petani, pengepul, pedagang sampai konsumen membuka celah untuk dilakukannya kecurangan tersebut.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini 13 Februari 2021 di Pegadaian Stagnan
Baca juga: Telat Menyalakan Obat Nyamuk, Seorang Anak Nekat Sadis Menganiaya Ibunya di Depan Ayah dan Neneknya
Baca juga: Bupati Carikan Sekolah untuk Hervina, Guru Honorer yang Posting Gaji Kecil di Medsos, Ini Hasilnya
Namun, tidak semua pedagang-pedagang madu itu berlaku curang, satu di antara brand madu yang konsisten menjaga kemurnian madunya adalah Umega Honey.
Habib pemilik UMKM dengan brand Umega Honey mengatakan untuk produk madunya semua tahapan produksi dikerjakan sendiri dan terkontrol.
“ Mulai dari penangkaran, pengemasan sampai penjualan kita kerjakan sendiri,” katanya kepada Tribunjambi.com, Jumat ( 13/2/2021).
Tidak hanya itu, untuk lebih meyakinkan kualitas madunya, Habib juga telah melakukan uji lab terhadap kandungan madunya.
Hasil uji lab yang dilakukan cukup memuaskan. Dari syarat minimal kandungan aktivitas enzim diastase 3 dm, untuk madu Umega Honey enzim diastasenya mencapai 18 dm, jauh di atas syarat minimal kemurnian madu.
Enzim diastase merupakan enzim yang dihasilkan oleh lebah pada saat proses pematangan madu. Diastase memiliki peran untuk menilai kualitas dan kemurnian madu, karena enzim tersebut berasal dari tubuh lebah.
Untuk menghasilkan madu yang berkualitas dengan kadar enzim diastase yang baik, Habib memilih Danau Lamo sebagai tempat penangkaran madunya.
Masih banyaknya pepohonan alami ditambah dengan banyaknya pohon akasia memberikan manfaat lebih dari setiap tetes madu yang dihasilkannya.
Dalam memasarkan produknya Habib masih fokus dengan jalur pemasaran online. Memanfaatkan media sosial dan Whatsapp bisnis produk madunya sudah memiliki pasar di Sumatra dan Jawa.
Selain memanfaatkan sosial media Habib juga memiliki 10 reseller yang tersebar di daerah Jawa dan Sumatra.
Dari sistem distribusi yang diciptakan produk madunya dalam sebulan sudah mampu terjual hingga 300 botol berbagai kemasan.
Untuk kemasan nya sendiri Umega Honey memiliki beberapa varian, mulai dari kemasan 110 gram sampai 1350 gram.
Harganya pun cukup bersahabat, mulai dari Rp 20 ribu untuk ukuran terkecil. Untuk harganya sendiri disesuaikan oleh ukuran botol dan daerahnya.
Selain menjual dalam bentuk kemasan, Habib juga menjual produknya dalam bentuk curah yang biasanya dibeli oleh penjual madu lainnya.
Nah, Buat Tribunners yang ingin mencoba kualitas madu Umega Honey dapat menghubungi no hp 0813 9269 4869.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/habib-pemilik-umega-honey.jpg)