Breaking News:

Nilai Ekspor Jambi Turun 13,06 Persen

Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Desember 2020 turun sebesar 13,06 persen dibandingkan bulan sebelumnya dari US$ 181,23 juta

Tribunjambi/Fitri Amalia
Batubara dan Migas Bantu Nilai Ekspor Provinsi Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Desember 2020 turun sebesar 13,06 persen dibandingkan bulan sebelumnya dari US$ 181,23 juta pada bulan November 2020 menjadi US$ 157,57 juta pada bulan Desember 2020.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin menyampaikan penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan Desember 2020 adalah turunnya ekspor pada komoditi ikan dan udang, komoditi minyak nabati, komoditi kayu lapis dan olahan lainnya, komoditi pulp dan kertas, serta komoditi batubara.

“Nilai ekspor sampai bulan Desember 2020 yaitu sebesar US$ 1.776,59 juta, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, yaitu turun sebesar 37,47 persen,” ujarnya pada beberapa hari yang lalu.

Lanjutnya, kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan yaitu sebesar 47,41 persen, diikuti Kelompok Industri sebesar 44,90 persen, dan Kelompok Pertanian sebesar 7,69 persen.

Bila dirinci menurut komoditi, Penyumbang kontribusi terbesar dari Kelompok Pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 45,76 persen

Kelompok Industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 21,71 persen. Sedangkan dari Kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 5,70 persen.

“Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Bulan Desember 2020 ke beberapa negara utama mengalami penurunan,” ungkapnya.

Ekspor Jambi yang mengalami peningkatan adalah ke Singapura, Thailand, Jerman, Jepang, dan India. Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati ke negara Malaysia, Perancis, Inggris, Cina, Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan, dan Taiwan.

“Perkembangan ekspor tiga komoditi utama pada bulan Desember 2020, yaitu komoditi Migas, komoditi Karet dan Olahannya, serta komoditi Minyak Nabati,” ujarnya.

Ekspor terbesar adalah komoditi Migas yang pada bulan ini diekspor ke Singapura. Komoditi Karet dan Olahannya terbanyak diekspor ke Amerika Serikat, Jepang, dan India. Komoditi Minyak Nabati terbanyak diekspor ke Malaysia, Jepang, dan Thailand.

“Ekspor Jambi ke tiga negara utama yaitu Singapura, Malaysia dan Jepang. Jumlah ekspor ke tiga negara mencapai 65,89 persen dari total ekspor,” ucapnya.

Ekspor terbesar adalah ke negara Singapura sebesar 45,87 persen dengan komoditi utama yaitu komoditi migas, komoditi pinang, serta komoditi kayu lapis. Selanjutnya adalah ekspor ke Malaysia sebesar 10,02 persen dengan komoditi utama adalah komoditi minyak nabati, komoditi batubara, serta komoditi kopi, teh, rempah. Sedangkan komoditi terbesar yang diekspor ke Jepang adalah komoditi minyak nabati, komoditi karet dan olahannya, serta komoditi kayu lapis.

“Kegiatan ekspor Jambi dilakukan melalui Pelabuhan di Jambi dan Pelabuhan di luar Jambi,” katanya.

Kegiatan ekspor pada Bulan Desember 2020 melalui Pelabuhan di Jambi sebesar US$ 68,55 juta dengan rincian komoditi asal Jambi US$ 65,64 juta dan komoditi yang berasal dari luar Jambi sebesar US$ 2,92 juta. Sedangkan ekspor Provinsi Jambi yang melewati pelabuhan di luar Jambi mencapai US$ 91,93 juta.

“Total ekspor asal Jambi sampai dengan Bulan Desember 2020 yang melalui pelabuhan di Jambi sebesar 42,75 persen dan yang melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 57,25 persen,” pungkasnya.

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved