Breaking News:

Mantan Pejabat Partai Republik Berencana Membuat Partai Politik Anti Donald Trump

Namun langkah ini dikritik juru bicara mantan presiden dan menyoroti keretakan hubungan di dalam GOP (Partai Republik).

MANDEL NGAN / AFP
Donald Trump 

TRIBUNJAMBI.COM - Lebih dari 100 mantan pejabat Partai Republik berencana membentuk partai politik baru anti-Trump.

Melansir Forbes, para Republikan ini tidak senang dengan sikap Partai Republik sekarang terhadap mantan Presiden Donald Trump.

Namun langkah ini dikritik juru bicara mantan presiden dan menyoroti keretakan hubungan di dalam GOP (Partai Republik).

Baca juga: Karier - Ramalan Zodiak Besok, Libra Disarankan Jangan Mengambil Keputusan dengan Terburu-buru

Baca juga: Pembunuhan Indro Simanungkalit di Tebo Direncanakan Seminggu

Baca juga: VIDEO Sebagian Kawasan Hutan Lindung Lubuk Bedorong di Sarolangun Rusak karena Peti

Sejak kerusuhan di Capitol AS, sejumlah anggota Partai Republik berbalik menyerang Trump dan menjauhkan diri dari loyalis suami Melania ini.

Lebih dari 120 anggota Partai Republik melakukan rapat Zoom pekan lalu untuk membahas bagaimana memisahkan diri dari Partai Republik.

Ke-120 orang itu termasuk pejabat pemerintahan di era Bush, pemerintahan Reagan, hingga pejabat di masa Trump lapor Reuters.

Banyak yang dilaporkan tidak senang dengan kegagalan partai itu dalam menghadapi upaya melawan demokrasi dari Trump.

Partai yang baru ini direncanakan akan menganut 'konservatisme berprinsip' yang mereka yakini telah ditinggalkan Trump.

Mantan kepala direktur kebijakan House Republican Conference, Evan McMullin mengatakan kepada Reuters bahwa ia menjadi tuan rumah rapat virtual itu.

Karena, kata McMullin, sebagian besar Partai Republik meradikalisasi dan mengancam demokrasi Amerika.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved