Breaking News:

Berita Kerinci

Rawan Konflik, Kesbagpol Kerinci Rangkul Tokoh Masyarakat

Hal tersebut dilihat dari beberapa konflik lahan dan atar warga yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Tribunjambi/Mareza
Ilustrasi konflik lahan 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kabupaten Kerinci yang menjadi daerah paling Barat Provinsi Jambi masuk salah satu daerah rawan konflik sosial, baik lahan maupun antar warga.

Hal tersebut dilihat dari beberapa konflik lahan dan atar warga yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Kepala Kesbangpol Kerinci, Redi Asri, mengatakan bahwa konflik yang terjadi di kabupaten diantaranya seperti konflik lahan, konflik antar desa, dan antar Pemuda.

VIDEO Viral Video Masjid Apung di Pacitan Hanyut Terseret Hingga ke Tengah Laut

Polda Jambi Musnahkan Puluhan Kilogram Sabu dan Ganja

Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2021, Ketahui Shio Paling Beruntung di Tahun Kerbau Logam

"Sejak masuk awal Januari lalu, sudah banyak kita mediasi konflik di kabupaten Kerinci, diantaranya keributan Tanjung Pauh Hilir dengan Tanjung Pauh Mudik, Warga dengan PLTA dan desa Sungai Tutung sudah mediasi," sebutnya, Kamis (11/2/2021).

Namun, dirinya tidak mengetahui pasti kasus konflik yang terjadi di kabupaten Kerinci. "Data sebelumnya kita belum mengetahuinya," katanya.

Sementara untuk meminimalisir terjadi konflik antar warga, pihaknya akan merangkul pihak tokoh Agama, Adat, Budaya dan Pemuda yang disegani di desa untuk menyelesaikan konflik di desa.

"Kita harapkan tokoh itu lah yang akan meredamkan dan menenangkan kondisi konflik di desa dengan menjadi fasilitator, sehingga tidak meluas," pungkasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved