Breaking News:

Liputan Khusus

Pembiayaan Syariah Nonbank di Jambi Bergeliat, Koperasi Bisa Bangun Sekolah Hingga Peternakan

Di tengah maraknya digitalisasi perbankan dan fintech yang menggempur bisnis pembiayaan, lembaga pembiayaan nonbank masih eksis di tengah masyarakat.

Kompas.com/ Totok Wijayanto
Ilustrasi. Mata uang rupiah. Pemerintah bantu warga di masa pandemi dengan Rp 500 ribu, dan token listrik, ini cara mendapatkannya 

TRIBUNJAMBI.COM - Di tengah maraknya digitalisasi perbankan dan fintech yang menggempur bisnis pembiayaan, lembaga pembiayaan nonbank masih eksis di tengah masyarakat.

Satu di antaranya, Koperasi Amanah Umat Sejahtera (AUS) yang menerapkan konsep syariah dalam menjalankan operasionalnya.

Direktur Utama AUS Kredit Syar'i, Hasbi Munawar menjelaskan, satu di antara diferensiasi yang mereka tawarkan adalah konsep tanpa riba.

"Tujuan kami mendirikan koperasi ini, salah satunya sebagai edukasi bahwa riba itu berbahaya. Berawal dari situ, kami mengumpulkan kawan-kawan yang punya ide yang sama," terang Hasbi di ruang kerjanya, Jumat (5/2).

Mereka menghimpun investor untuk bekerja sama membangun koperasi tanpa riba tersebut. Mereka mulai melakukan pembukuan pertama per 1 Januari 2018.

Dari saya, koperasi itu terus berkembang dan turut mengambil peran pembangunan di masyarakat.

Di antaranya dengan membangun sekolah, kavlingan, masjid, hingga peternakan.

Hasbi menjelaskan, konsep koperasi yang dia kelola saat ini menekankan pada tujuan tolong-menolong (taawun). Sehingga, ada hal-hal yang menjadi ketentuan demi kemaslahatan bersama.

Ambil contoh, koperasi ini hanya memberi pinjaman (qardh) kepada anggota yang yang membutuhkan uang dalam kondisi urgen.

"Kami fokuskan untuk hal-hal urgen. Kami tidak mematok berapa, tapi kalau memang butuh dan bisa, kami akan bantu," ulasnya.

Halaman
1234
Editor: Deddy Rachmawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved