Breaking News:

Lawan Covid 19

Tenaga Vaksinator di Kecamatan Terbatas, Hari Pertama Vaksin Hanya Terlayani 529 Nakes

Pemberian vaksin tahap pertama yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan di seluruh wilayah dalam Kabupaten Bungo belum selesai maksimal.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Fifi Suryani
Darwin sijabat
Anggota TNI Kodim 0416/Bute dan Polres Bungo menunjukkan kartu vaksinasi covid-19 usai mengikuti penyuntikan vaksin sinovac. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pemberian vaksin tahap pertama yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan di seluruh wilayah dalam Kabupaten Bungo belum selesai maksimal.

Pada hari pertama pemberian vaksin secara serentak yang dilakukan oleh setiap Puskesmas di Kecamatan hanya bisa melayani 529 orang tenaga kesehatan.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bungo, Rahmad Fitri menyebut, sedikitnya tenaga kesehatan yang baru melakukan vaksin diakibatkan karena tenaga medis untuk pemberian vaksin (vaksinator) di kecamatan terbatas.

Pemberian vaksin untuk nakes disebutnya memang tidak ditargetkan selesai seluruhnya dalam satu hari tetapi selama empat hari.

"Kita memang bertahap sesuai kemampuan petugas di lapangan, mungkin Rabu selesai semua. Hari pertama kemarinkan hari libur jadi masih ada yang belum melakukan vaksin," ujarnya, Senin (8/2).

"Sebanyak 168 Nakes belum bisa dilakukan vaksin karena tidak memenuhi syarat saat dilakukan skrining dan akan dilakukan pada tahapan selanjutnya," ungkapnya.

Rahmat juga menyebut setelah pelaksanaan vaksin pertama hingga sekarang pihaknya belum mendapatkan temuan gejala yang berbahaya akibat vaksin tersebut.

Rahmad memastikan semuanya akan aman karena vaksin sinovac telah melalui uji klinis dan terdaftar di B-POM serta telah dinyatakan halal oleh MUI.

"Sejauh ini belum ada, paling nanti bagi daya tahan tubuh yang lemah akan merasakan nyeri atau demam seperti suntik biasa," tambahnya.

Dia berharap masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam penyaluran vaksin kepada seluruh masyarakat secara bertahap sebagai upaya pencegahan dari Covid-19.

Kepada masyarakat diminta agar tidak mudah termakan isu-isu hoaks tentang vaksin yang banyak tersebar di media sosial.

"Vaksin ini selain menjaga kekebalan tubuh kita juga akan mendapatkan sertifikat sehingga ketika melakukan perjalanan jauh tidak perlu lagi melakukan swab. Makanya ini penting," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved