Fadli Zon Dikabarkan Didepak dari Waketum Gerindra, Begini Penjelasan Andre Rosiade

Fadli Zon Dikabarkan Didepak dari Waketum Gerindra, Begini Penjelasan Andre Rosiade

Editor: Heri Prihartono
istimewa
Fadli Zon dalam workshop bertajuk 'The Role of Parliamentarians in Addressing the Challenges of COVID-19 through Implementation of Existing International Biosecurity and Biosafety Frameworks' (Peran Parlemen Dalam Menjawab Tantangan Global COVID-19 Melalui Kerangka Biosecurity dan Biosafety Internasional) yang diadakan oleh Parliamentarians for Global Action dan diikuti oleh sejumlah anggota parlemen dari Indonesia dan Malaysia pada Selasa (22/09/2020). 

Fadli Zon Dikabarkan Didepak dari Waketum Gerindra, Begini Penjelasan Andre Rosiade

TRIBUNJAMBI.COM - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut  kabar Fadli Zon didepak dari jabatan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tidak benar.

Andre Rosiade menyebut kabar posisi Fadli Zon digantikan cucu pendiri NU adalah tidak benar.

Andre memastikan, memastikan Fadli Zon masih menjabat wakil ketua umum bersama M Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan yang merupakan merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan sejumlah waketum lainnya.

Selain itu, Fadli Zon masih tetap menjabat sebagai wakil ketua dewan pembina.

"Ini berita Hoaks. Bang @fadlizon dalam kepengurusan yang baru tetap sbg Waketum dan Wakil Ketua Dewan Pembina. Tolong @geloraco jangan menebar berita Hoaks," tulis Andre di akun twitternya, Minggu (7/2/2021).

Portal itu pun segera menghapus unggahan berita tersebut.

Seperti diketahui, Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto mengukuhkan kepengurusan Partai Gerindra. Prabowo mengukuhkan 12 wakil ketua umum (waketum).

"Ada 12 waketum," kata Andre Rosiade 

"Yang dikukuhkan oleh Pak Prabowo adalah ketum, sekjen, bendum, waketum-waketum, dan seluruh pengurus DPP. Lalu ketua dewan pembina, wakil ketua dewan pembina, sekretaris dewan pembina, wakil sekretaris dewan pembina, anggota dewan pembina, dewan penasihat, dan dewan kehormatan," imbuhnya.

Dalam pengukuhan tersebut, Prabowo menunjuk M. Ifran Yusuf Hasyim atau Gus Irfan yang merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama, yakni KH Hasyim Ashari dari Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang Jawa Timur sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra.

Selain itu, terdapat sejumlah petinggi partai Gerindra yang turut dikukuhkan, di antaranya Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Harian Partai Gerindra, Sandiaga Uno menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, serta Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra.

Ahmad Muzani menyebutkan Prabowo berpesan untuk memberikan tempat kepada orang-orang yang bersedia berjuang bersama partai Gerindra, karena pihaknya membutuhkan energi yang banyak, memerlukan kekuatan yang banyak yang bersumber dari semua.

Bersamaan HUT ke-13 tersebut juga dikukuhkan kepengurusan partai Gerindra hasil kongres luar biasa tanggal 8 Agustus 2020.

Di mana dalam kongres tersebut kembali menetapkan H. Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerindra.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved