Breaking News:

Berita Bungo

Hama Lalat Tiba-tiba Muncul, Diduga Karena Peternakan Ayam, Warga Dusun Dwi Karya Bakti Bungo Resah

Munculnya ribuan lalat di Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat seakan menjadi fenomena yang tiba-tiba datang dan menyelimuti pemukiman warga.

ist
Hama lalat di Dusun Dwi Karya Bakti, Kabupaten Bungo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Kemunculan hama lalat yang diduga disebabkan peternakan ayam resahkan warga di Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Munculnya ribuan lalat di Dusun Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat seakan menjadi fenomena yang tiba-tiba datang dan menyelimuti pemukiman warga.

Fenomena yang tidak diinginkan itu membuat masyarakat menjadi resah. Sebab lalat itu masuk ke rumah warga yang tentu sangat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Enam Daerah di Provinsi Jambi Ini Masih Ditemukan Kasus Malaria, Kabupaten Merangin Tertinggi

Awal 2021, Kasus Laka Lantas di Tanjabtim Terbilang Tinggi, Februari Ini Sudah 6 Kasus, 1 Tewas

INILAH Amalan serta Doa Bulan Rajab, Sayyidul Istighfar, Bacaan Istighfar, Bacaan Tasbih Bulan Rajab

Sebagai perangkap, tidak sedikit warga yang menggunakan kertas yang dibunuh dengan lem agar lalat menempel dan tidak masuk ke dalam rumah.

Warga sekitar, Noviardy menyebutkan, ribuan lalat itu bermunculan diduga disebabkan peternakan ayam potong yang berjarak sekitar 200 meter dari permukiman.

Sebab sebelum adanya peternakan tersebut, pemukiman warga seperti pada umumnya tanpa Kemunculan lalat yang menyerbu.

“Jadi serba susah sekarang sejak adanya lalat yang masuk kerumah. Kadang tidur jadi terganggu, karena lalat bukan satu ekor tapi jumlahnya sangat banyak. Jadi kalau siang sangat terganggu,” ucapnya, Minggu (7/2/2021).

Noviardy berharap kepada pihak terkait untuk segera mengatasi permasalahan ini, agar tidak menimbulkan keresahan lebih banyak lagi di masyarakat. Sebab warga sudah tak sanggup menghadapi ribuan lalat masuk kerumah.

“Kemunculan lalat paling banyak apabila pemilik kandang ayam panen, itu sangat kami rasakan. Kalau jumlahnya cuma sedikit tak ada masalah, tapi ini sangat banyak siapa yang tidak resah,” ujarnya.

Serangan lalat itu membuat kesibukan warga semakin bertambah, lantaran harus memasang perangkap.

“Tak sedikit warga sambil duduk pasang perangkap lalat, karena kalau dibiarkan semakin banyak jumlahnya,” ungkapnya.

Kepala Desa Dwi Karya Bakti, Supriyanto menyebutkan bahwa lalat telah masuk permukiman warga dan warga sangat resah dengan adanya lalat karena adanya kadang ayam potong.

“Iya, warga sudah resah karena adanya kadang ayam potong dekat permukiman, masalah ini akan dilaporkan ke pihak terkait agar bisa diatasi, biar warga kami tidak merasa resah akibat lalat masuk kedalam rumah," katanya singkat.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved