Breaking News:

Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Jambi Triwulan IV 2020 Tumbuh 1,80 Persen, Konstruksi Tempati Pertumbuhan Tertinggi

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mengeluarkan rilis Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi Triwulan IV-2020 yang terkontraksi sebesar

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Fifi Suryani
Istimewa
Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Jambi fasilitasi sertifikasi ekspor 9 ribu ton cangkang sawit tujuan Thailand. Pertumbuhan ekonomi Jambi triwulan IV/2020 membaik 1,80 persen. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mengeluarkan rilis Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi Triwulan IV-2020 yang terkontraksi sebesar 0,99 persen (y-on-y).

Sementara dibanding triwulan sebelumnya terjadi peningkatan sebesar 1,80 persen (q-to-q).

Kepala BPS Provinsi Jambi, mengatakan, Ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2020 dibanding triwulan IV-2019 (y-on-y) terkontraksi 0,99 persen.

“Dari sisi produksi, kontraksi terjadi pada sebagian besar lapangan usaha, dengan kontraksi terdalam pada lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 12,01 persen,” ujarnya, Jumat (5/2).

Lalu diikuti Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor terkontraksi sebesar 10,61 persen, dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 9,28 persen.

Dari sisi lain masih ada lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 8,20 persen; diikuti Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 7,11 persen; serta Konstruksi sebesar 6,23 persen.

“Sedangkan dari sisi pengeluaran, kontraksi terdalam terjadi pada Komponen Ekspor sebesar 4,76 persen,” ungkapnya.

Lalu diikuti Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sedalam 2,39 persen. Sementara itu, Komponen Pengeluaran yang mengalami pertumbuhan yaitu, Komponen PMTB yang tumbuh sebesar 7,50 persen, Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 4,76 persen, dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 0,06 persen.

Ekonomi Provinsi Jambi triwulan IV-2020 meningkat sebesar 1,80 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, lapangan usaha Konstruksi menempati pertumbuhan tertinggi dengan laju pertumbuhan sebesar 16,21 persen.

“Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Pemerintah (PK-P) yang meningkat signifikan sebesar 40,34 persen,” pungkasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved