Breaking News:

Covid-19 Bangkitkan Jiwa Wirausaha dan Semangat Padat Karya Produktif

Kota Jambi sebagai salah satu kabupaten/kota yang ada di Indonesia pada akhir 2020 memperoleh program Wirausaha

istimewa
Azwar Lutfi 

Pada awal 2021 ini Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan review Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024 sebagai bentuk penyesuaian terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi, kebijakan dan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan.

Sasaran strategis yang akan dicapai dalam Rencana Strategis baru yaitu terwujudnya tenaga kerja yang kompeten, lincah, dan berdaya saing dalam hubungan industrial yang kondusif untuk mendukung Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Untuk mengimplementasikannya maka ada 9 lompatan besar dalam mengakselerasi pencapaian sasaran strategis tersebut yang terdiri dari :(1) Reformasi Birokrasi (2) Ekosistem Digital Ketenagakerjaan (3) Transformasi BLK (4) Link and Match Ketenagakerjaan (5) Transformasi Perluasan KesempatanKerja (6) Pengembangan Talenta Muda (7) Perluasan Pasar Kerja Luarnegeri  (8) Visi Baru Hubungan Industrial (9) Reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan.Kesembilan lompatan besar ini menjadi arah dan focus dalam pelaksanaan pembangunan bidang ketenagakerjaan.

Lowongan Kerja Terbaru BUMN PT Pelindo Daya Sejahtera, Menerima Minimal Tamatan SMA SMK

Buka Dua Store Sekaligus, AK Phone Juga Hadir Kabupaten Bungo

Menghadapi pandemic Covid 19 Kementerian Ketenagakerjaan telah menyusun berbagai program dan kegiatan yang dapat mengurangi beban masyarakat khususnya para pekerja seperti pekerja formal yang dirumahkan, pekerja formal ter-PHK, Pekerja informal terdampak, calon Pekerja Migran Indonesia, Pemulangan Pemagangan dan sebagainya.

Mereka yang terdampak tersebut mencapai jumlah sebanyak 3,6 juta jiwa, untuk itu Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta dan PKK) telah menyusun berbagai program dalam bentuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada terdampak Covid-19.

Antara lain seperti Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Padat Karya, Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Keseluruhan program tersebut dapat menyerap banyak tenaga kerja.

4 Amalan Sunah Hari Jumat, Waktu Berdoa Mustajab dan Manfaat Sedekah Subuh Menurut Syekh Ali Jaber  

Diperkirakan penyerapan tenaga kerja dengan program-program tersebut dapat mencapai 326.734 orang terdiri dari Wirausaha Baru sebanyak 212.620 orang, Wirausaha Baru Inkubasi Bisnis sebanyak 4.080 orang, Padat Karya 106.014 orang serta Wirausaha Berbasis Ekonomi Digital sebanyak 4.020 orang.

Pandemi Covid-19 yang selama ini menjadi musibah ternyata juga membangkitkan jiwa wirausaha dan semangat bekerja masyarakat melalui padat karya produktif.

Oleh: Azwan Lutfi

Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved