Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjab Timur

Persiapan Keberangkatan CJH, Kemenag Tanjabtim Lakukan Manasik Haji Secara Virtual

Dijelaskannya, untuk penanganan khusus keberangkatan JCH tahun ini di masa pandemi, saat ini pihaknya belum mendapatkan instruksi. Namun menurut hemat

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Abdullah Usman
Persiapan Keberangkatan CJH, Kemenag Tanjabtim Lakukan Manasik Haji Secara Virtual 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Guna persiapan keberangkatan calon jamaah haji (CJH), Kemenag Tanjabtim siapkan manasik haji secara virtual, Rabu (3/2/2021).

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tanjabtim, Saipullah Rasyidi mengatakan untuk kegiatan manasik haji seharusnya sekarang sudah dilaksanakan.

Namun pihaknya berinisiatif melakukan Manasik Haji secara virtual. Pasalanya, pada tahun lalu, pihaknya sempat melaksanakan Manasik Haji, tapi karena keberangkatan ditunda, jadi semangat para CJH menjadi turun.

Baca juga: Vaksinasi di Sarolangun, Nakes RSUD Chatib Qozwen Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Kapolda Jambi Patroli Udara Pantau Potensi Karhutla,

Baca juga: Rachel Vennya Menggugat Cerai Suaminya, Okin Sempat Ucapkan Terima Kasih: 7 Tahun yang Luar Biasa

"Alhamdulillah untuk manasik haji kita juga berkoordinasi dengan KUA untuk menyelenggarakan Manasik Haji di masing-masing kecamatan, dengan alasan agar tidak menumpuk. KUA juga tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 kecamatan dengan mengedepankan protokol kesehatan," jelasnya

Dijelaskannya, untuk penanganan khusus keberangkatan JCH tahun ini di masa pandemi, saat ini pihaknya belum mendapatkan instruksi. Namun menurut hematnya, jika tahun ini JCH akan diberangkatkan, pasti Pemerintah Arab Saudi meminta JCH agar divaksin.

"Kalau SWAB mungkin akan dilakukan, tapi kalau vaksin itu biasanya pasti dilakukan. Terkait dengan batasan umur yang boleh di vaksin, kami juga belum mengetahui nanti bagaimana prosedurnya," cetusnya.

Untuk jumlah JCH yang mendaftar pada tahun 2020, ada sebanyak 349 orang. Jumlah itu mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun 2019 lalu sebanyak 451 orang. Hal itu juga disebabkan oleh pandemi wabah Covid-19 yang masih terjadi sampai saat ini.

"Pengaruhnya terhadap antusias masyarakat yang ingin mendaftar. Salah satu faktornya karena kondisi akses jalan yang rusak membuat masyarakat enggan ke Kabupaten," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved