Breaking News:

Berita Kota Jambi

VIDEO Penyandang Disabilitas Bikin UMKM Suvenir Nikahan, Produknya Rapi, Dijual Mulai Rp 4 Ribuan

Di saat Tribunjambi.com mengunjunginya dia memaksakan diri untuk duduk walaupun tidak lama kemudian dia kembali berbaring.

Penulis: M Yon Rinaldi
Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Siang Itu Rita Yana sudah duduk di ruang samping rumahnya menunggu kedatangan Tribunjambi.com, Senin ( 1/1/2021).

Di dekatnya sudah banyak berjejer souvenir yang biasa digunakan sebagai contoh untuk pelanggan yang mau memesan produknya.

Produknya beragam, ada gantungan kunci, sarung pena, bando, bros sampai konektor masker. Harganya pun beragam, mulai dari Rp 4.000an sampai Rp 15 ribuan.

“ Jika mengambil banyak, apalagi untuk souvenir kawinan harganya bisa lebih murah lagi,” katanya kepada Tribunjambi.com

Lebih lanjut Rita Yana mengatakan khusus untuk kawinan harganya bisa sampai Rp 1.000 per produk. Tergantung jenis dan kerumitan pengerjaannya lagi.

Selain banyak di pesan sebagai souvenir kawinan, Rita Juga menjual produknya dalam partai kecil. Bahkan sampai satuan.

Untuk penjualanya Rita dibantu oleh saudara, teman maupun tetangganya. Orang – orang terdekat Rita sering ke rumahnya hanya sekedar mengambil produk manik-manik buatanya untuk dijual kembali.

Bahkan ibunya sampai ikut turun mengantarkan pesanan konsumen yang membeli produknya melalui sosial media.

Rita Yana memang hanya bisa memproduksi souvenir, disabilitas yang dideritanya dari lahir membuat dia tidak bisa banyak beraktivitas.

Bahkan untuk duduk pun dia memerlukan energi yang luar biasanya.

Di saat Tribunjambi.com mengunjunginya dia memaksakan diri untuk duduk walaupun tidak lama kemudian dia kembali berbaring.

Dalam keadaan berbaring itulah Rita memproduksi produknya.

Baca juga: VIDEO Kondisi Memyedihkan Stadion Sepakbola di Tebo, Rumput Meninggi

Baca juga: Surat Kabar Ini Buat Merinding! Bocorkan 6 Rencana Perang Tiongkok 50 Tahun ke Depan, Benar Terjadi?

Namun walaupun penuh dengan keterbatasan, produk yang dihasilkan Rita sangatlah rapi. Untuk bros motif kembang yang terbuat dari kain perca saja jadinya hampir menyerupai kembang asli.

Sepintas pengerjaanya seperti menggunakan mesin jahit, padahal hanya mengunakan tangan dan secara manual.

Untuk bahan kain perca, Rita mendapatkanya dari beberapa tukang jahit yang memberikannya secara gratis. ( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi )

Baca juga: Ramuan Obat Herbal untuk Mengatasi Asam Lambung - Air Rebusan Temu Putih, Bawang Putih, Pepaya, Pala

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved