Kamis, 14 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Hampir Siap, Masjid Muhammad Cheng Hoo Jambi Sudah 90 Persen Pengerjaan

Terlihat tiga orang pekerja mengambil peran yang berbeda. Ada yang mengaduk semen, ada yang mendorong gerobak, dan ada pula yang mengecor.

Tayang:
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Monang
Masjid Muhammad Cheng Hoo, masjid berarsitktur Tionghoa di Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Suara irama adukan semen menyambut kedatangan Tribunjambi.com di halaman masjid bercorak Tionghoa itu.

Terlihat tiga orang pekerja mengambil peran yang berbeda. Ada yang mengaduk semen, ada yang mendorong gerobak, dan ada pula yang mengecor.

Sementara muncul dari dalam gedung seorang pria paruh baya hendak membuang sampah. Pria itu pun menyapa dan memberi senyumnya kepada Tribunjambi.com.

Namanya H M Rusli, dirinya merupakan Penasehat DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jambi yang juga pencetus pembangunan masjid ini.

Baca juga: DUGAAN Keterlibatan China Dalam Kudeta Militer Myanmar, Bisa Beri Dampak Bahaya Bagi Joe Biden

Baca juga: Kajati Jambi ke Pemkot Sungai Penuh, Minta Pejabat Beri Pemahaman ke Masyarakat Soal Vaksinasi

Baca juga: Tingkatkan Sinergitas, Kejari Tebo Kumpulkan Aparat Penegak Hukum se-Kabupaten dengan Prokes

"Saat ini kami sedang membangun jalur khusus disabilitas," kata Rusli sambil menunjukan aktivitas disekitarnya kepada Tribunjambi.com, Selasa (2/2/2021).

"Ini diharapkan memudahkan saudara-saudara kita yang disabilitas untuk masuk ke area masjid. Tanpa harus menggunakan tangga," tambahnya.

Masjid bernama Muhammad Cheng Hoo yang berada di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru ini, sedang dalam pengerjaan pembangunan dan telah mencapai 90 persen.

Masjid Muhammad Cheng Hoo
Masjid Muhammad Cheng Hoo (Tribunjambi/Monang)

Meski belum rampung, bangunan bernuansa warna merah, hijau, dan kuning ini sudah terlihat jelas bahwa bangunan ini memiliki gaya Tionghoa yang kental. Terutama bentuk kubahnya yang berundak-undak persis dengan tempat ibadah masyarakat Tionghoa.

Masjid ini memiliki tiga pintu utama yang berbentuk bulat. Direncanakan oleh Rusli, nantinya pintu sayap kiri masjid untuk jamaah wanita dan sayap kanan untuk jamaah pria. Dan masing-masing pintu sayap kiri dan kanan langsung mengarah lokasi wudu.

"Masih ada yang harus dipasang dan dirapikan lagi. Tulisan nama masjid juga sedang direncanakan peletakannya. Kemudian perampungan pagar samping dan depan masih perlu waktu pengerjaan juga," paparnya.

Dirinya berharap untuk perampungannya dapat diselesaikan pada akhir Februari 2021 nanti. Agar sesegera mungkin bisa dapat secara resmi dibuka sebagai tempat ibadah dan juga sekretariat PITI Jambi.

"Harapan kami pada Maret bisa diresmikanlah. Sebab pembangunannya sudah cukup lama dari 2012 lalu," ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved