Breaking News:

Kasus Suap Ketok Palu

Cornelis Buston dan Syahbandar Diperiksa Secara Tek Tok Oleh Jaksa Penuntut KPK

Pada persidangan yang digelar secara virtual itu, Cornelis Buston dan AR Syahbandar diperiksa secara tek tok oleh Jaksa Penuntut KPK. 

Dedi nurdin
Sidang virtual kasus tipikor suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNJAMBI COM, JAMBI - Dua mantan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi priode 2014-2019 jadi saksi di persidangan kasus suap pengesahan RAPBD menjadi APBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 yang digelar Selasa siang (2/2/2021). 

Kedua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum KPK itu adalah Cornelis Buston dan AR Syahbandar. Keduanya bersaksi untuk terdakwa Cekman, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan. 

Para saksi sendiri saat ini juga berstatus sebagai terdakwa untuk perkara yang sama dan masih dalam proses persidangan

Dihadapan majelis hakim kedua terdakwa dimintai kesaksian oleh JPU KPK terkait uang suap ketok palu yang mengalir kepada terdakwa Cekman, Parlagutan dan Tadjudin Hasan. 

Pada persidangan yang digelar secara virtual itu, Cornelis Buston dan AR Syahbandar diperiksa secara tek tok oleh Jaksa Penuntut KPK. 

Mulai dari menjelaskan tugas dan fungsi Pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang pernah dijabat hingga soal proses pengesahan RAPBD yang sarat dengan bagi-bagi jatah ketok palu dari pemerintah provinsi. 

Dalam keterangan Syahbandar, pada pada saat rapat finalisasi ada beberapa catatan yang seharusnya menjadi pertimbangan sebelum pengesahan. Terutama pada penganggaran kegiatan di Dinas PUPR Provinsi Jambi. 

"Ada catatan pada saat finalisasi. Tapi akhirnya tetap disahkan," kata AR Syahbandar. 

Febby Dwiandospendi, ketua tim JPU KPK mengatakan semestinya ada tiga mantan pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang dihadirkan dalam persidangan

Namun satu saksi, yakni Chumaidi Zaidi tidak dapat dihadirkan sebagai saksi.

Alasannya karena saat ini Chumaidi Zaidi masih menjalan masa perawatan di Wisma Atlet Jakarta karena terpapar Covid 19. 

"Satu lagi Chumaidi Zaidi tidak dapat dihadirkan karena terakhir hasil pemeriksaan kesehatan dia masih positif Covid 19. Kondisnya cukup baik, meski tidak dihadirkan sebagai saksi keterangan dua saksi lainnya sudah mewakili," kata Febby dikonfirmasi awak media. 

Seperti diketahui Cekman dan dua terdakwa lainnya kini menjalani masa penahanan di Lapas Kelas IIA Jambi.

Pemindahan lokasi penahanan dari Rutan KPK ke Jambi berdasarkan putusan pengadilan yang mengabulkan permohonan para terdakwa agar dipindah tahanan. (Dedy Nurdin)

Baca juga: VIDEO Kondisi Memyedihkan Stadion Sepakbola di Tebo, Rumput Meninggi

Baca juga: Ibu Ini Pulang Mendadak Kaget Langsung Menjerit Bergitu Lihat Suami Lagi Goyang Anaknya di Kasur

Baca juga: Promo Terbaru Dunkin Donuts 2 Februari 2021, Beli 1 Gratis 1 Untuk Semua Menu Minuman

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved