Breaking News:

Advertorial

Kajati Jambi Ajak Sukseskan Vaksinasi Covid-19 di Kota Sungai Penuh

Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi mengawali kegiatan di bulan Februari dengan melakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Senin (1/2) pukul 12.0

Istimewa
Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi mengawali kegiatan di bulan Februari dengan melakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Senin (1/2) pukul 12.00 WIB. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi mengawali kegiatan di bulan Februari dengan melakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Senin (1/2) pukul 12.00 WIB.

Dalam kunjungannya, Kajati Jambi Johanis Tanak didampingi oleh Asisten Intelijen Husein Atmaja, Asisten Tindak Pidana Umum Fajar Rudi Manurung, Asisten Pidana Khusus Eko Adhyaksono, Kabag TU Rudi Iskandar dan Kasi Penerangan Hukum Lexy Fatharany.

Kajari Sungai Penuh, Romy Arizyanto, menyampaikan jika Kejari Sungai Penuh ini memiliki 2 daerah hukum Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Saat ini jumlah pegawai yang mengabdi berjumlah 28 orang dan masih menunggu penambahan dari CPNS 2020, karena jika bersidang secara virtual banyak pegawai yang mendampingi jaksa di Pengadilan dan Rutan.

Dalam kesempatan bertemu jaksa dan pegawai Kejari Sungai Penuh, Kajati Jambi menyampaikan pesan Presiden RI Joko Widodo agar jaksa tidak menyalahgunakan kewenangan dalam pelaksanaan tugas. Penyalahgunaan kewenangan akan ditindak tegas seperti pemecatan.
Di samping itu, Kajati juga menyerukan agar jaksa mau divaksin sesuai anjuran pemerintah, karena vaksin ini aman, suci dan halal.

“Jangan lagi termakan isu atau hoax dari medsos yang menyatakan jika ada obat dari Cina berarti obat covid padahal setelah dicek itu hanya obat flu. Maka dari itu vaksin yang diberi oleh pemerintah dan secepatnya didistribusikan ke daerah-daerah itu sudah melalui proses penelitian dan uji klinis, bahkan Presiden Joko Widodo yang sudah disuntik hingga saat ini tidak apa-apa dan masih sehat wal afiat,” tegas Kajati.

Kajati Jambi juga memerintahkan ke seluruh pegawai sebagai orang yang pintar dan dipandang sebagai tokoh publik harus ikut mensukseskan vaksinasi covid 19. “Berikan informasi yang akurat serta jangan sampai ada lagi warga di Sungai Penuh dan Kerinci ini yang menolak vaksin,” pungkasnya.

Kegiatan kunjungan Kajati Jambi ke Sungai Penuh ini akan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU bidang perdata dan tata usaha negara antara Kejaksaan Tinggi Jambi dengan PT. Perkebunan Nasional VI di Pabrik Teh Kayu Aro, Kerinci.

Selain itu Aspidum Fajar Rudi menjelaskan agar jaksa harus mengutamakan hati nurani dalam menuntut terdakwa sehingga tidak ada lagi nenek-nenek disidang gegara pencurian kakao satu buah "perhatikan hati nurani sesuai fakta persidangannya, dan utamakan restoratif justice pemulihan hukum terhadap perkara pidana pencurian yang kerugiannya kurang dari 2,5 juta" ujar Fajar.

Editor: Edmundus Duanto AS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved