Breaking News:

Tribun Wiki

Peziarah Datang dari Pulau Jawa, Situs Makam Rang Kayo Hitam Pusat Acara Haul Tahunan

Kondisi situs bersejarah di Kecamatan Berbak semakin memprihatinkan, Camat Berbak mengatakan, ada tiga program prioritas pembangunan pada

tribunjambi/abdullah usman
Aparat Kecamatan mengunjungi situs Makam Rangkayo Hitam di Desa Simpang Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjabtim, beberapa waktu lalu. Diantaranya Camat, Polsek, TNI dan Kajari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kondisi situs bersejarah di Kecamatan Berbak semakin memprihatinkan, Camat Berbak mengatakan, ada tiga program prioritas pembangunan pada tahun pertama yang harus diselesaikan.

Salah satu situs peninggalan sejarah yang terkenal di Kabupaten Tanjab Timur yaitu situs makam Rang Kayo Hitam. Makam ini tiap bulannya selalu ada dikunjungi masyarakat yang ingin berdoa dan juga sebagai lokasi penelitian terkait peninggalan sejarah masyarakat Jambi.

Akan tetapi, lokasi ini masih membutuhkan sarana dan prasarana sebagai penunjang daya tarik wisatawan untuk datang ke lokasi ini. Selain itu, dengan terpenuhinya sarana dan prasarana diharapkan nantinya nama besar lokasi ini bisa terdengar sampai luar negeri dan menjadi salah satu destinasi wisata.

Camat Berbak, M. Yani, saat dikonfirmasi mengatakan, pihak pemerintah kecamatan nantinya akan berkoordinasi dengan pihak pariwisata. Agar lokasi objek wisata religi ini supaya bisa diurus lebih optimal lagi, tentunya untuk ketersediaan akses transportasi di lokasi ini.

M Yani menyampaikan kepada pengurus makam Rang Kayo Hitam, nantinya akan kita buat satu paket wisata di lokasi Berbak ini. Sehingga saat orang berkunjung ke lokasi makam Rang Kayo Hitam juga dapat berkunjung ke Makam Rang Kayo Pingai yang berada di seberang sungai dari Makam Rang Kayo Hitam dan nantinya juga berkunjung ke Taman Nasional Berbak.

"Ini yang menjadi prioritas di tahun pertama dalam sektor pembangunan wisata di Berbak," ujarnya.

Terkait transportasi penyeberangan ini lah yang nanti nya akan dikoordinasikan pihak kecamatan kepada pihak kabupaten dalam hal ini Dispora untuk menyiapkan sarana transportasi penyeberangan air. Paling tidak bisa menambah penghasilan dari objek wisata religi yang ada di Kecamatan Berbak ini apabila paket wisata ini nantinya dapat terealisasi dengan baik.

"Kita juga nanti akan bekerja sama dengan pihak Dinas Perhubungan. Bila nanti pihak pemerintah tidak dapat menyiapkan fasilitas, mungkin swadaya masyarakat yang akan mengelola sarana penyeberangan air dari makam Rang Kayo Hitam menuju Makam Rang Kayo Pingai," jelasnya.

Diharapkan dengan adanya paket objek wisata religi ini dapat mendongkrak popularitas icon Kabupaten Berbak. Sehingga kunjungan ke wilayah Berbak semakin meningkat.

Selain itu, Camat Berbak juga berharap perhatian pihak terkait akan kondisi jalan menuju Kecamatan Berbak ini sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved