Breaking News:

Health and Beauty

Dokter Hernina Oktaviani Soal Vaksinasi: Bila Seseorang Terpapar Penyakit Itu Maka Tidak akan Sakit

Hasil yang didapatkan dari panjangnya alur uji vaksin tersebut adalah efikasi vaksin yang dinyatakan WHO >50% yang berarti vaksin tersebut dapat diber

Dokter Hernina Oktaviani Soal Vaksinasi: Bila Seseorang Terpapar Penyakit Itu Maka Tidak akan Sakit
ist
dr Hernina Oktaviani dari Kawan Vaksin Jambi

TRIBUNJAMBI.COM - Di akhir tahun 2020, beberapa vaksin Covid-19 telah selesai beberapa tahapan seperti tahap uji praklinik dan uji klinis fase I, II dan III dengan ribuan hingga puluhan ribu subjek penerima vaksin diberbagai negara.

Hasil yang didapatkan dari panjangnya alur uji vaksin tersebut adalah efikasi vaksin yang dinyatakan WHO >50% yang berarti vaksin tersebut dapat diberikan oleh masyarakat karena sudah teruji aman, efektif dan manjur dalam pencegahan infeksi Sars Cov-2.

Program vaksinasi Covid-19 yang sedang digencarkan oleh pemerintah Indonesia yang merupakan salah satu ikhtiar kita dalam memerangi infeksi Sars Cov-2 (Covid-19).

Baca juga: Gejala Vertigo dan Cara Mengobati Kepala Berputar - Tubuh Tak Seimbangm Mual, Telinga Berdengung

dr Hernina Oktaviani dari Kawan Vaksin Jambi menjelaskan tujuan dari vaksinasi adalah pemberian produk biologi yang mengandung antigen, sehingga tubuh mengenali antigen bakteri/virus tertentu untuk kemudian membentuk kekebalan tubuh/imunitas terhadap penyakit tersebut. Proses ini dapat dilaksanakan dalam program imunisasi.

"Imunisasi adalah suatu upaya pembentukan kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit tertentu. Sistem kekebalan tubuh manusia dapat dibentuk dengan cara imunitas alami (Natural Immunity) dengan cara menderita penyakit tersebut secara langsung, dan Imunitas buatan (Artificial Immunity) dengan cara imunisasi (diberikan vaksin)," paparnya.

Tujuan khusus dari imunisasi ini adalah bila nanti seseorang terpapar penyakit tersebut maka tidak akan sakit, atau hanya mengalami gejala ringan saja. Secara umum tujuan imunisasi adalah untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Baca juga: Kelakuan China Memang di Luar Batas, Tetap Ancam Taiwan Meski Dikepung Militer Negara Eropa di LCS

Cakupan imunisasi yang tinggi dan merata di masyarakat dapat membentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity) sehingga dapat mencegah penularan dan keparahan suatu penyakit di daerah tersebut.

Vaksin Bukan Obat, Harus Dibarengi dengan Protokol Kesehatan 5M

Vaksin Covid-19 yang ada saat ini di Indonesia (Sinovac) adalah vaksin yang mengandung virus Sars Cov-2 yang tidak aktif, sedangkan komponen infeksius virus tersebut sudah dihilangkan.

Sehingga yang masuk dan beredar ditubuh penerima vaksin adalah komponen virus yang bertugas untuk membentuk kekebalan tubuh (antibodi) terhadap Covid-19.

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 30 Januari 2021, Andin Sakit! Al dan Nino Selidiki Kasus Pembunuhan Roy

Halaman
123
Penulis: Nurlailis
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved