Breaking News:

Musibah Banjir

4 Hari Terendam Banjir, 15 Hektare Sawah Gagal Panen

Belasan herktare lahan sawah milik warga di Sarolangun gagal panen sebab terendam banjir beberapa waktu lalu.

Tribun Jambi
Ilustrasi: Puluhan hektare sawah tersapu luapan air. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Belasan herktare lahan sawah milik warga di Sarolangun gagal panen sebab terendam banjir beberapa waktu lalu.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun menerima laporan ada seluas 171 hektare sawah terkena banjir menjelang akhir Januari, yang gagal panen mencapai 15 hektare.

Kadis TPHP Sakwan melalui Kabid Produksi dan Tanaman Pangan Harmilus mengatakan, hal itu berdasarkan laporan pada 24 Januari 2021 dari petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP).

"Kemarin baru kita terima laporan, dan memang ada sawah petani kita yang terendam banjir," katanya, Selasa (27/1).

Lanjutnya, ratusan hektarr sawah itu berada di tiga desa di Kecamatan Pelawan, di antatanya Desa Lubuk Sayak sebanyak 127 hektare, Desa Penegah sebanyak 34 hektare dan Desa Pasar Pelawan sebanyak 10 hektare.

"Rata-rata usia tanam dari 15-40 hari, karena sekarang ini mayoritas petani kita baru melakukan cocok tanam," katanya.

Selain itu, Hurmilus mengatakan dari ratusan hektare sawah yang terendam, belasan hektare diantaranya mengalami puso atau gagal panen, dikarenakan genangan air yang belum kunjung surut.

"Ada 15 hektare yang dinyatakan puso, di Desa Lubuk Sayak 10 hektarr dan Desa Penegah seluas 5 hektare. Karena memang lokasi tersebut setelah dicek petugas terendam selama empat hari sehingga mengalami gagal panen," katanya.

Bagi areal sawah yang gagal panen atau akan diberikan bantuan benih oleh pemerintah, untuk ditanam kembali.

Namun saat ini pihaknya masih dalam proses pengusulan ke Pemerintah Provinsi Jambi.

"Nanti kami ajukan ke provinsi berupa bantuan benih padi bagi areal sawah yang terkena puso akibat banjir," katanya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved