Breaking News:

BNNK Batanghari Ciduk Bandar Narkoba di Bajubang, 34 Paket Sabu-sabu Siap Edar Disita Dari Pelaku

BNNK Batanghari Ciduk Bandar Narkoba di Bajubang, 34 Paket Sabu-sabu Siap Edar Disita Dari Pelaku

tribunjambi/musawira
Kepala BNNK Batanghari AKBP Zuhairi (kiri) memperlihatkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari pelaku 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Seorang bandar narkoba jenis sabu-sabu, berinisial H, diciduk petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari. Bandar narkoba tersebut diringkus di wilayah Dusun Johor Baru, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Selasa (26/1/2021).

Kepala BNNK Kabupaten Batanghari, AKBP Zuhairi mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari info masyarakat bahwa ada orang yang akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

“Pelaku mengaku barang bukti yang ada pada dirinya siap diedarkan. 34 paket sabu-sabu itu sudah berada dalam plastik bening, dibagi dalam 10 paket sebesar 1 jie dan 24 paket setengah jie,” kata AKBP Zuhairi, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Satres Narkoba Polresta Jambi Ringkus Bandar Ekstasi di Pare-pare Sulawesi Selatan

Baca juga: Polres Kerinci Ungkap Modus Baru Transaksi Narkoba, Dilakukan Secara Online dan Transfer

Setelah melakukan penimbangan, total berat barang bukti tersebut, yaitu 16,21 gram.

“Jika diuangkan sebanyak Rp 24 juta," ujarnya.

Menurut Zuhairi, satu orang warga Desa Pompa Air juga turut diamankan, ketika ia berada di TKP disaat penangkapan H.

"Satu orang ini dilakukan tes urine dan hasilnya positif pemakai narkoba, pada saat didalami satu orang itu tidak ada keterkaitan. Jadi tidak dikenakan hukum pidana, tapi hanya direhab," sebutnya.

Sementara itu H mengaku dirinya mendapatkan barang haram itu dari Mandiangin, Kabupaten Sarolangun dan dirinya berperan sebagai pengambil. Setiap pengambilan dirinya diupah paling banyak Rp 1 juta.

“Barang bukti seberat 16.21 gram itu saya ambil sebanyak dua kali penjemputan. Saya juga pemakai sabu-sabu, kurang lebih sudah berjalan satu tahun,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114  Jo Pasal 112 ayat 2 dengan ancaman pidana penjara di atas 17 tahun. (Tribunjambi.com/A Musa Wira)

Penulis: A Musawira
Editor: Deni Satria Budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved