Berita Tanjab Barat
Pengolahan Kelapa Dalam di Tanjabbar Belum Dilirik Investor, Kepala DMPTSP: Sebenarnya Berpotensi
Namun sayangnya potensi ini belum banyak dilirik oleh investor baik investor dalam negeri maupun luar.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Potensi pengolahan kelapa dalam di Kabupaten Tanjabbar sangat berpotensi untuk diolah.
Namun sayangnya potensi ini belum banyak dilirik oleh investor baik investor dalam negeri maupun luar.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP), Yan Ery, Senin (25/1/2021).
Baca juga: Dalami Kasus Perusakan Hutan yang Melibatkan Waka DPRD Tebo, Polisi Koordinasi dengan Kejaksaan
Baca juga: Theo L Sambuaga Lantik Nahkoda Baru Baveti Provinsi Jambi, akan Bentuk Baveti di 6 Kabupaten/Kota
Baca juga: Mengapa Tiba-tiba Timor Leste Lockdown? 226 WNI Dipulangkan Ternyata Begini Kondisinya
Ia menyebutkan bahwa saat ini belum ada investor yang menanamkan modalnya pada bidang kelapa dalam.
"Kalo kita bicara potensi, sebenarnya pengolahan kelapa dalam bisa menjadi potensi. Tapi sampai saat ini belum ada yang deal, artinya kalo untuk yang lirik inves di sana (bidang kelapa dalam) ada, cuma belum sampai eksekusi,"katanya.
"Selama ini kelapa dalam kita kan di jual dalam bentuk mentah, belum di olah. Nah kalo sebetulnya untuk pengolahan kelapa dalam ini bagus, karena di tanjabbar ini belum ada,"tambahnya.
Lebih lanjut, Yan Ery menyebutkan bahwa beberapa kali Investor asing datang ke Tanjabbar untuk mensurvei potensi kelapa dalam.
Namun memang, belum ada respon balik ketika investor tersebut selesai melakukan survei.
Yan juga menyebutkan tidak mengetahui alasan investor tersebut belum mau berinvestasi pada bidang kelapa dalam.
"Investor dari Jepang pernah (survei), Pakistan pernah juga mau invest, cuma sampai saat ini belum ada kabarnya. Ya kita tidak tahu juga analisa usaha mereka seperti apa, karena kan tentu ada pertimbangan tersendiri di mereka,"ungkapnya.
Disisi lain, secara regulasi saat ini kata Yan Ery investor di permudah dengan pengurusan perizinan yang di lakukan secara online.
Ia menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, sangat support terhadap investor yang mau menanamkan modalnya di Kabupaten Tanjabbar.
"Investasi kita buka peluang seluasnya, pemerintah support untuk investor-investor yang mau menanamkan modalnya. Kita tidak mempersulit, apalagi perizinan sekarang sudah online,"pungkasnya.