Breaking News:

Berita Batanghari

Janda Veteran di Batanghari Dapat Santunan Rp 1,5 Juta Perbulan,Tiap Tahun Jumlah Penerima Berkurang

Pemerintah Kabupaten Batanghari kembali menganggarkan Rp 270 juta bantuan bagi para janda veteran di Batanghari.

tribunjambi/musawira
Kasi Bansos dan TMP Dinas Sosial, Mudiarnis. Janda Veteran di Batanghari Dapat Santunan Rp 1,5 Juta Perbulan,Tiap Tahun Jumlah Penerima Berkurang 

Janda Veteran di Batanghari Dapat Santuan Rp 1,5 Juta Tiap Bulan, Tiap Tahun Jumlah Penerima Berkurang

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari kembali menganggarkan Rp 270 juta bantuan bagi para janda veteran di Batanghari.

Santunan tersebut diberikan setiap bulan selama satu tahun penuh sebesar Rp 1,5 juta kepada janda veteran.

Kabid Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Batanghari, Sudirman Saufie melalui Kasi Bansos dan TMP, Mudiarnis mengatakan, selain adanya santunan kematian untuk warga miskin pihaknya juga ada santunan untuk para veteran.

Baca juga: Eri Liandre, Anggota Geng Motor di Kota Jambi Ditangkap, Serang Dua Korban Pakai Egrek Hingga Kritis

Baca juga: BREAKING NEWS 94.500 Ekor Baby Lobster Akan Dikirim ke Luar Negeri Diamankan Polair Polres Tanjabtim

Baca juga: Pilkades Sarolangun Serentak Dilaksanakan 15 Juli, Kecamatan Mandiangin Paling Banyak Pilkades

“Awalnya veteran berjumlah 25 orang, setiap tahun jumlah penerima bantuan terus berkurang,” kata Mudiarnis, Jumat (22/1/2021).

Mudiarnis mengatakan,  program ini telah berjalan selama lima tahun, saat ini paling dominan ada di Kecamatan Mersam sebanyak lima orang janda veteran.

“Penyaluran untuk 2021 ini kemungkinan pada bulan maret nanti,” katanya.

Mereka yang menerima kata Murdiarnis telah terdaftar diangkatan tahun 45, sebelumnya pihaknya telah mendata dari berbagai sumber atas nama-nama veteran yang ada di batanghari.

Mudiarnis juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para veteran yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

“Semoga program ini tetap terlakasana dan tetap ada di Kabupaten Batanghari,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved