Breaking News:

Berita Tanjab Timur

94.500 Ekor Baby Lobster Untuk Diselundupkan ke Luar Negeri, Diserahkan ke BKIPM Provinsi Jambi

Baby Lobster dengan nilai kerugian Negara mencapai Rp 2,3 Miliar lebih, langsung diserahkan ke (BKIPM) Provinsi Jambi. 

tribunjambi/abdullah usman
Anggota melihat 94.500 ekor baby lobster yang berhasil digagalkan anggota Polair Polres Tanjabtim. 94.500 Ekor Baby Lobster Untuk Diselundupkan ke Luar Negeri, Diserahkan ke BKIPM Provinsi Jambi 

94.500 Ekor Baby Lobster Untuk Diselundupkan ke Luar Negeri, Diserahkan ke BKIPM Provinsi Jambi

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Baby Lobster dengan nilai kerugian negara mencapai Rp 2,3 Miliar lebih, langsung diserahkan ke Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Jambi. 

Setelah diamankan pihak kepolisian, sebanyak 94.500 ekor benih baby lobster langsung diserahkan ke balai BKIPM Provinsi Jambi, guna dilakukan pemulihan dan selanjutnya untuk dilepas liarkan. 

Dikatakan Anggota Pengawasan Dan Pengendalian Hama Penyakit BKIPM Provinsi Jambi, Suhardo mengatakan, langkah utama yang kita lakukan setelah ini langsung dibawa ke jambi untuk dilakukan rekaping ulang.

Baca juga: BREAKING NEWS 94.500 Ekor Baby Lobster Akan Dikirim ke Luar Negeri Diamankan Polair Polres Tanjabtim

Baca juga: Janda Veteran di Batanghari Dapat Santunan Rp 1,5 Juta Perbulan,Tiap Tahun Jumlah Penerima Berkurang

Baca juga: Eri Liandre, Anggota Geng Motor di Kota Jambi Ditangkap, Serang Dua Korban Pakai Egrek Hingga Kritis

"Untuk pelepas liarannya kita masih menunggu instruksi dari pimpinan kita di Jambi ataupun di Jakarta," ujarnya.

"Untuk pelepas liarannya segera akan kita lakukan, karena ini sifatnya penyelamatan, kemungkinan hari ini kita paking, tambah oksigen, dan es agar tetap hidup baru malamnya kita berangkat ke tempat pelepas liarannya," sambungnya.

Untuk lokasi pelepas liarannya sendiri belum diketahui tergantung instruksi pimpinan nanti.

Namun, namun jika berkaca pada sebelum sebelumnya pelepasliaran dilakukan di wilayah Padang, dengan pertimbangan jarak dan keselamatan hewan tadi.

Kapolres Tanjung Jabung Timur saat jumpa pers
Kapolres Tanjung Jabung Timur saat jumpa pers (tribunjambi/abdullah usman)

Lanjutnya, hingga saat ini beberapa benih baby lobster sudah banyak di lepas liarkan. Jumlahnya sendiri perkiraan lebih dari 400 dan ribu baby lobster yang dilepas liarkan.

Sementara itu, untuk tersangka sendiri di jerat pasal Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah Undang - undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang - Undang Nomor 31 tahun 2004  tentang perikanan. Dengan ancaman hukuman maksimal 6 Tahun penjara dan Rp 1,5 Miliar.

Baca juga: NASIB Orang Trump di Gedung Putih, Usai Joe Biden Jadi Presiden AS, Balas Dendam di Hari Pertama

Baca juga: Daftar 53 Desa 10 Kecamatan di Kabupaten Sarolangun Yang Menggelar Pilkades Serentak

Baca juga: Obat Sakit Maag dari Bahan Alami - Minum Seduhan Jahe, Jus Lidah Buaya

Satu tersangka ketika dikonfirmasi, tidak banyak memberikan keterangan kepada awak media.

Tersangka mengaku tidak begitu mengetahui lokasi maupun geografis wilayah Tanjabtim hanya berdasarkan google saja.

 "Saya hanya sebagai kurir, kalo lokasi dan lainnya tidak tahu. Hanya dari share Loc saja," pungkasnya. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved