Berita Bisnis
Penduduk Usia Produktif Provinsi Jambi Capai 70, 54 Persen, Penduduk Laki-Laki Lebih Banyak
Penduduk Provinsi Jambi 2020 berdasarkan survei yang dilakukan BPS Provinsi Jambi, Persentase penduduk usia produktif...
Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penduduk Provinsi Jambi 2020 berdasarkan survei yang dilakukan BPS Provinsi Jambi, Persentase penduduk usia produktif (15-64 tahun) di Provinsi Jambi terus meningkat.
Wahyudin Kepala BPS Jambi mengatak, Pada tahun 1980 proporsi penduduk usia produktif di Provinsi Jambi adalah sebesar 54,30 persen dari total populasi dan meningkat menjadi 70,54 persen di tahun 2020.
“Perbedaan yang tajam antara persentase penduduk usia produktif dan non produktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas) terlihat lebih tajam di tahun 2020,” ujarnya di Kantor BPS Provinsi Jambi, Kamis (21/01/2021).
Hal ini mencerminkan bahwa Provinsi Jambi masih berada dalam masa bonus demografi karena sebesar 70,54 persen penduduknya masih berada di usia produktif.
Namun disisi lain, seiring dengan peningkatan angka harapan hidup, persentase penduduk usia lanjut (60 tahun ke atas) juga mengalami peningkatan. Persentase penduduk lansia Provinsi Jambi meningkat menjadi 7,77 persen di tahun 2020 dari 5,48 persen pada 2010 berdasarkan hasil SP2010.
Sementara itu, SP2020 mencatat jumlah penduduk laki-laki di Provinsi Jambi sebanyak 1,81 juta orang, atau 51,01 persen dari penduduk Provinsi Jambi.
Sementara, jumlah penduduk perempuan di Provinsi Jambi sebanyak 1,74 juta orang, atau 48,99 persen dari penduduk Provinsi Jambi.
“Dari kedua informasi tersebut, maka rasio jenis kelamin penduduk Provinsi Jambi sebesar 104, yang artinya terdapat 104 laki-laki per 100 perempuan di Provinsi Jambi pada tahun 2020,” pungkasnya (Tribunjambi/Vira Ramadhani).
Baca juga: Terapi Plasma Konvalesen untuk Covid-19, Walikota Jambi Sy Fasha Menanggapi
Baca juga: Mayoritas Penduduk Provinsi Jambi Tahun 2020, Didominasi oleh Generasi Z, Milenial dan Generasi X.
Baca juga: Laptop Harga Rp3 Jutaan Makin Berkurang di Pasaran, Distributor Tak Miliki Stok