Breaking News:

Ratusan Batang Ganja Diamankan

Selain Ratusan Batang Ganja, Polres Bungo Juga Ringkus Pemilik Kebun, Mengaku Baru Sekali Panen

Kapolres Bungo, AKBP M Lutfi dalam press release mengungkapkan tanaman ganja tersebut ditanam disela-sela kebun kopi seluas tiga hektare.

Tribunjambi/darwin
Kapolres Bungo, AKBP M Lutfi saat press rilis kasus ratusan batang ganja. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Sebanyak 865 batang ganja segar dan 16 kg ganja kering siap dikirim ke Pagar Alam, Sumatera Selatan diamankan Satresnarkoba Polres Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP M Lutfi dalam press release mengungkapkan tanaman ganja tersebut ditanam disela-sela kebun kopi seluas tiga hektare.

"Ladang tersebut ditanami ganja dengan disisipi di kebun kopi," ungkapnya kepada Tribunjambi.com dan awak media lainnya, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: 14 Bandar dan Kurir Sabu Tahanan BNNK Jambi Dilimpahkan ke Lapas Narkotika Muara Sabak

Baca juga: Lain Bupati dan Sekda, Wabup Tanjabbar Masuk Kriteria untuk Divaksin, Siap Jadi Orang Pertama

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 20 Januari 2021 Membongkar Rahasia Andin, Ini Reaksi Aldebaran Setelah Tahu

AKBP M Lutfi menyebutkan barang bukti yang diamankan berupa ganja kering dan ganja yang masih segar. Ganja kering yang sudah dikemas dan duap dikirim tersebut sebanyak empat ball.

"Per ballnya empat kilogram, berarti total 16 kilogram ganja kering yang sudah dikemas," lanjutnya.

Sementara tanaman ganja segar yang berhasil diamankan ke Polres Bungo sebanyak 865 batang pohon.

Dari pengungkapan itu berhasil mengamankan dua orang tersangka yakni SU (56) dan (KE) (24) Warga Dusun Rantau Tipu, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo.

Tersangka tersebut telah bermukim di kebun tersebut selama tiga tahun dan menanam ganja selama satu tahun sehingga pengakuannnya baru memanen satu kali.

"Dari pengakuan kepada polisi, tersangka baru melakukan panen sebanyak satu kali," katanya.

Meski demikian, Kapolres menegaskan akan menggali informasi terkait kebenaran dari penyampaian tersangka tersebut.

"Kita akan menggali informasi apakah betul mereka baru menanam dan panen satu kali," tegasnya.

Kapolres juga menyampaikan tersangka merupakan pemilik lahan kebun kopi yang disisipi ganja tersebut.

"Disitu ada kebun kopi sebanyak tiga hektar tapi disisipi ganja sebanyak 865 batang," ungkapnya.

Sementara bibit yang dipanen dan akan ditanam tersebut didapatkan dari Pagar Alam, Sumatera Selatan. Sebab keduanya merupakan warga Trans Palembang, Sumatera Selatan.

Atas perbuatannya kedua tersangka yakni SU (56) dan KE (24) dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama seumur hidup, hukuman mati dan denda Rp 10 miliar.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved