Breaking News:

Berita Nasional

Presiden Jokowi Izinkan Warga Bisa Jadi Komponen Cadangan Perkuat TNI, Juga Diberi Pangkat dan Gaji

Warga biasa nanti bisa menjadi komponen cadangan untuk memperkuata Tentara Nasional Indonesia (TNI).

YouTube
Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi Izinkan Warga Bisa Jadi Komponen Cadangan Perkuat TNI, Juga Diberi Pangkat dan Gaji 

Presiden Jokowi Izinkan Warga Bisa Jadi Komponen Cadangan Perkuat TNI, Juga Diberi Pangkat dan Gaji

TRIBUNJAMBI.COM - Warga biasa nanti bisa menjadi komponen cadangan untuk memperkuata Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional.

PP itu ditandatangani Jokowi pada 12 Januari 2021 dan diundangkan pada tanggal yang sama.

Salah satu yang diatur PP tersebut yaitu tentang pembentukan, penetapan, dan pembinaan Komponen Cadangan.

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Komjen Listyo Sigit Prabowo Beri Kesempatan Penyandang Disabilitas Jadi ASN Polri

Baca juga: HEBOH Ali Ngabalin Diusir dari Istana, Jokowi Muak Karena Suka Menjilat Ternyata Hoaks, Ini Faktanya

Baca juga: Indonesia Boyong Senjata Canggih, Prabowo Deal dengan Prancis akan Bawa Kapal Siluman dan Rudal Juga

"Komponen Cadangan merupakan sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama," demikian bunyi Pasal 1 angka 9 PP 3/2021.

Adapun yang dimaksud dengan Komponen Utama ialah Tentara Nasional Indonesia ( TNI).

Pada Pasal 48 PP 3/2021 disebutkan, Komponen Cadangan terdiri dari warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional.

Sementara, pada Pasal 49 dijelaskan bahwa pembentukan Komponen Cadangan dari unsur warga negara dikelompokkan menjadi 3, yakni Komponen Cadangan matra darat, matra laut, dan matra udara.

Ilustrasi anggota TNI.
Ilustrasi anggota TNI. (Via Tribun Banyumas)

Pembentukan Komponen Cadangan terdiri atas sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi, pelatihan dasar kemiliteran, dan penetapan.

Halaman
12
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved