Breaking News:

Berita Merangin

Janji Kapolres Merangin dan Dandim, Serius Berantas PETI di Merangin, Siap Tindak Oknum yang Bermain

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan sepertinya serius untuk memberantas PETI di wilayah hukum Polres Merangin.

tribunjambi/Muzakkir
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan. Janji Kapolres Merangin dan Dandim, Serius Berantas PETI di Merangin, Siap Tindak Oknum yang Bermain 

Janji Kapolres dan Dandim, Serius Berantas PETI di Merangin, Siap Tindak Oknum yang Bermain

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan sepertinya serius untuk memberantas PETI di wilayah hukum Polres Merangin.

Selama menjabat sebagai Kapolres Merangin, ada puluhan orang pelaku baik pemodal, pekerja hingga penampung emas ilegal diciduk timnya.

Bahkan ditahun 2021 ini pihaknya telah memproses satu kasus dengan tiga tersangka dan barang bukti satu Ekskavator, dan peralatan PETI lainnya.

Baca juga: Harga Murah! Menu Roti Beragam Isian Buah, Those Bread Sweaty frutty Hanya Ada di Kafe Ke.ma.ri

Baca juga: Sate Wulan, Rekomendasi Kuliner Lezat Jika Tribunners Mampir di Rimbo Bujang

Baca juga: Rekomendasi 5 Tanaman Hias dalam Ruangan, Ada Anthurium yang Perawatannya Mudah

Aktivitas PETI di Kabupaten Merangin sudah terjadi sejak lama. Bak jamuk dimusim hujan, semakin ditindak, akan semakin muncul.

Awetnya aktivitas ilegal ini diduga kuat dikarenakan adanya permainan dan kepentingan banyak pihak. Selain itu, diduga juga karena dibekingi oleh oknum penegak hukum, pejabat, kades dan lainnya.

"Sebenarnya kalau mau berantas PETI itu mudah. Putus saja pasokan minyak, secara otomatis aktivitas PETI akan berhenti. Tidak akan bisa beroperasi jika minyak tidak ada," kata Beni warga Merangin.

Lokasi tiga warga tewas tertimbun tanah terbis di saat melakukan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Merangin, Kamis (4/6/2020).
Lokasi tiga warga tewas tertimbun tanah terbis di saat melakukan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Merangin, Kamis (4/6/2020). (Istimewa)

Menurut dia, PETI beroperasi dikarenakan adanya yang membekingi, karena jika tidak ada yang membekingi, tidak mungkin aktivitas ini bertahan hingga sekian lama.

"Minyak sudah ada yang ngawal, alat berat sudah atas nama aparat. Jadi siapa lagi yang bertindak," terangnya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Merangin menyebut jika terbukti ada bawahannya terlibat dalam permainan PETI, dirinya berjanji akan melakukan penindakan terhadap oknum tersebut.

Menurut dia, oknum tersebut akan dikenakan hukuman sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Cara Perawatan Khusus untuk Ikan Cupang yang Sudah Tua, Sediakan Banyak Dedaunan

Baca juga: TERUNGKAP Status Karni Ilyas dan Gories Mere di Kasus Dugaan Korupsi Tanah, Ini Kata Kajati NTT

Baca juga: TERKUAK Panggilan Anak Zaskia Sungkar Meski Masih Dalam Kandungan, Wajahnya Disebut Mirip Irwansyah

"Jika ada oknum polisi yang terlibat beking PETI maka akan kita tindak secara hukum perundangan undangan yang ada,” kata Kapolres.

Menurut dia, sebenarnya tak haya PETI saja, namun setiap yang melawan hukum akan dilakukan penindakan secara tegas. "Jika terbukti, maka akan kita tindak," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Tommy Radya.

Dikatakan Dandim, jika memang terbukti ada oknum dari personilnya terlibat dalam kegiatan ilegal ini, maka akan ditindak secara tegas.

"Sama seperti yang disampaikan Kapolres, kita akan tindak tegas sesuai aturan dan prosedur tetap dari TNI," singkatnya. (*)

Penulis: Muzakkir
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved