Breaking News:

Berita Merangin

Dinas PUPR Merangin Pastikan Proyek 2021 Minim, Tahun Ini Bayar Hutang kepada Rekanan Rp 80 Miliar

Proyek pembangunan infrastruktur di bawah naungan Dinas PUPR Kabupaten Merangin yang menggunakan dana APBD pada 2021 masih minim

Tribunjambi/Muzakkir
Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan. Dinas PUPR Merangin Pastikan Proyek 2021 Minim, Tahun Ini Bayar Hutang kepada Rekanan Rp 80 Miliar  

Dinas PUPR Merangin Pastikan Proyek 2021 Minim, Tahun Ini Bayar Hutang kepada Rekanan Rp 80 Miliar 

Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Proyek pembangunan infrastruktur di bawah naungan Dinas PUPR Kabupaten Merangin yang menggunakan dana APBD pada 2021 terbilang minim.

Dari yang biasanya mencapai 500an paket proyek, di 2021 ini terkuras menjadi belasan paket saja.

Hal itu dikarenakan anggaran di 2021 ini ini banyak untuk membayar hutang kepada rekanan yang mengerjakan proyek di 2020 lalu.

Baca juga: Nuansa Back To Nature, Jadikan Kafe Ke.ma.ri Jambi Tempat Nongkrong Yang Cozy

Baca juga: Anak & Menantu Donald Trump Khawatir Ayahnya Buat Onar di Akhir Masa Jabatannya, Sampai Lakukan Ini

Baca juga: Lama Ditinggal Merantau, Suami Syok Lihat Posisi Istri dengan Pria Tengah Malam,Sampai Kejar-kejaran

Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan menyebut, jika anggaran di 2021 ini hampir sama dengan 2020 lalu.

Namun, dikarenakan pengerjaan proyek di 2020 lalu terkena Kahar, maka pengerjaan tersebut tidak bisa dibayarkan. Pembayaran baru bisa dilakukan di tahun ini.

"Hutang kita kepada rekanan tahun 2020 yang harus dibayarkan taun 2021 ini lebih kurang Rp 80 miliar termasuk pengawasan," kata Aspan belum lama ini.

Kata Aspan, secara kumulatif anggaran yang telah disahkan oleh DPRD Kabupaten Merangin sebesar Rp 266 miliar.

Di sana, terdapat lanjutan dana SMI sebesar Rp 121 M dan bayar hutang kepada rekanan Rp 80an miliar.

Katanya, dengan banyaknya hutang tersebut maka proyek-proyek untuk di tahun 2021 ini otomatis berkurang. 

"Ya sekitar 10 sampai 15 paket lah untuk tahun ini. Yang besarnya ada untuk pembangunan kantor Polres, Rehab Kodim, TMMD dan lain sebagainya. Untuk proyek lain hanya dikerjakan yang mendesak saja," jelas Aspan.

Baca juga: Disdik Provinsi Jambi Masih Verifikasi Kesiapan Sekolah, Belajar Tatap Muka SMA/SMK Diundur

Baca juga: Crazy Rich Surabaya Beli Emas 7 Ton, Tapi Dikasih 5,9 Ton, Akhirnya PT Antam Ganti Rugi Rp 800Miliar

Baca juga: LINK NONTON Streaming Anime Boruto Eps 182 Sub Indo di Crunchyroll Gratis, Misi Baru Hokage Ketujuh

Meski demikian, pembangunan dengan menggunakan anggaran DAK dan lain sebagainya tetap ada, seperti dibidang Bina Marga Rp 11 Miliar, Pengairan Rp 2 miliar, Air Bersih dan Sanitasi lebih kurang Rp 4-5 M.

"Tahun ini kita mengandalkan DAK, Kalau APBD secara fisik minim, tapi keuangan seperti biasa," pungkasnya.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved