Breaking News:

Berita Tanjab Timur

BMKG Ingatkan, Hujan Tinggi di Tanjab Timur Masih Terjadi Hingga Minggu Kedua Februari

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, memprediksi curah hujan tinggi masih akan terus terjadi

tribunjambi/abdullah usman
Kondisi Rumah warga berada di pinggiran sungai di Kabupaten Tanjab Timur. Curah hujan tinggi gelombang laut ikut mengganas. BMKG Ingatkan, Hujan Tinggi di Tanjab Timur Masih Terjadi Hingga Minggu Kedua Februari 

BMKG Ingatkan, Hujan Tinggi di Tanjab Timur Masih Terjadi Hingga Minggu Kedua Februari

Iaaporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, memprediksi curah hujan tinggi masih akan terus terjadi hingga dasarian dua Februari mendatang. 

Terkait bencana banjir yang terjadi hampir merata di 11 Kecamatan yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, BPBD berkoordinasi dengan BMKG Provinsi Jambi. Bahwa curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi hingga beberapa pekan.

"Dari koordinasi kita dengan BMKG Provinsi, bahwa curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga minggu kedua Februari," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjabtim, Indra Gunawan, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Digoyang 7 Detik Kantor Gubernur Sulbar Langsung Runtuh, Foto-foto Gempa M 6,2 di Majene dan Mamuju

Baca juga: Hujan Beruntun Selama Tiga Hari, Beberapa Gudang Penyimpanan Beras Di Desa Simpang Datuk Terendam

Baca juga: Update Harga Sembako Tiga Pasar Tradisional di Kota Jambi, Beras Belida dan Naruto Rp 11 Ribu

Hal tersebut diketahui berdasarkan pedoman dari surat BMKG, dari surat itulah yang menjadi pegangan Tim BPBD dalam mengantisipasi atau mengambil kebijakan terkait kondisi cuaca beberapa hari kedepan.

"Selain banjir akibat luapan, yang turut diwaspadai juga terkait angin kencang dan gelombang tinggi. Yang selalu menyertai saat puncak musim penghujan," jelas Indra.

Guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga sudah memberikan surat edaran bagi para nelayan agar tidak melaut sementara waktu mengingat kondisi gelombang saat ini tidak bersahabat.

Gudang penyimpanan beras dan padi di Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang terendam.
Gudang penyimpanan beras dan padi di Desa Simpang Datuk Kecamatan Nipah Panjang terendam. (istimewa)

Selain itu, pihaknya juga melayangkan surat edaran ke setiap Camat selama musim penghujan ini agar tidak meninggalkan tempat tugas, guna memudahkan saat melakukan koordinasi ketika terjadi bencana alam dadakan.

"Mengingat bencana banjir yang terjadi saat ini sudah terjadi hampir merata di setiap Kecamatan, langkah koordinasi dan kerja sama sangat penting dalam melakukan penanganan sejak dini," pungkasnya. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved