Breaking News:

China Panik Diserang Virus Corona Lagi, 4.635 Orang Sudah Meninggal, Tiongkok Lockdown Besar-besaran

China kembali dihantam gelombang besar virus corona. Bahkan otoritas Tiongkok mulai melaporkan adanya kasus kematian akibat virus corona baru.

kompas.com
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus corona kembali menyerang Tiongkok.(AFP/STR/CHINA OUT) 

China Panik Diserang Virus Corona Lagi, 4.635 Orang Sudah Meninggal, Tiongkok Lockdown Besar-besaran

TRIBUNJAMBI.COM - China kembali dihantam gelombang besar virus corona setelah sempat beberapa bulan terbebas.

Bahkan otoritas Tiongkok mulai melaporkan adanya kasus kematian akibat virus corona baru pada Kamis (14/1).

Ini adalah yang pertama dalam delapan bulan terakhir, ketika negara itu berjuang untuk menahan kebangkitan kasus.

China sebagian besar telah mengendalikan virus corona setelah penguncian yang ketat, pengujian massal, dan pembatasan perjalanan. Tetapi, beberapa pekan terakhir telah melihat jumlahnya meningkat lagi, terutama di Utara.

Melansir Channel News Asia, Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 138 kasus baru virus corona pada Kamis (14/1), penghitungan satu hari tertinggi sejak Maret tahun lalu.

Baca juga: China Kena Karma, Panik Kembali Diserang Gelombang Besar Virus Corona, 4,9 Juta Warga Kota Dikunci

Baca juga: Mata Najwa Tadi Malam Geger, Erick Thohir Buka Semua Soal Vaksin Sinovac Jokowi: Ini Bukan Sinetron!

Baca juga: Ilmuwan AS Bongkar Sumber Virus Corona, Ternyata dari Laboratorium Virologi China, Sengaja Dibuat?

Sebanyak 124 kasus baru adalah infeksi lokal, 81 di antaranya tercatat di Provinsi Hebei yang mengelilingi Kota Beijing dan 43 lainnya di Provinsi Heilongjiang di Timur Laut China.

Tidak ada perincian yang Komisi Kesehatan Nasional China berikan tentang kematian terbaru akibat virus corona, kecuali kasusnya terjadi di Hebei, di mana pemerintah telah mengunci beberapa kota di provinsi itu.

Lockdown banyak kota

Pihak berwenang pekan lalu meluncurkan uji coba massal dan menutup jaringan transportasi, sekolah, dan toko di ibu kota Hebei, Shijiazhuang, pusat wabah virus corona terbaru di China.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved