Breaking News:

Sriwijaya Air Jatuh

4 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Berkat Pencocokan Sidik Jari, Satu Diantaranya Kopilot

Sudah 4 korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berhasil diidentigfikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polrihingga Selasa (12/1/2021).

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas gabungan membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021).4 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Berkat Pencocokan Sidik Jari, Satu Diantaranya Kopilot 

Sudah 4 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Berkat Pencocokan Sidik Jari, Satu Diantaranya Kopilot

TRIBUNJAMBI.COM - Sudah 4 korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berhasil diidentigfikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polrihingga Selasa (12/1/2021).

4 korban yang sudah teridentifikasi yakni Okky Bima, Fadly Satrianto, Khasanah, dan Asy Habul Yamin. Semuanya dikenali berkat pencocokan sidik jari.

Di sisi lain, Tim DVI Polri sudah menerima 111 sampel DNA dari keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Kendati demikian, belum ada korban yang teridentifikasi melalui pencocokan sampel DNA.

Baca juga: Cerita Haru Ajie Panangian Pencari Korban Sriwijaya SJ182, Pernah Temukan Uang Rp 30 M di Dasar Laut

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Jambi Dimulai, Pemerintah Harus Jeli dan Wajib Beri Vaksin Tepat Sasaran

Baca juga: Rumah Orangtua Anggota DPR Dapil Jambi Digeledah, KPK Dalami Kasus Korupsi Bansos Juliari P Batubara

Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri Kombes Ahmad Fauzi mengatakan, semua data, baik itu data antemortem maupun postmortem, dikumpulkan ke tim DVI yang dipusatkan di rumah sakit (RS) Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Di sana, tim DVI akan mencocokkan data antemortem dan postmortem. "Kalau misalnya satu saja cocok antara (data) antemortem dan postmortem, bisa dikatakan jenazah teridentifikasi," ucap Fauzi, Senin (11/1/2021). 

Ahmad Fauzi mengungkapkan, terdapat tiga sampel yang akurat untuk proses identifikasi para korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yakni sidik jari, DNA, dan gigi. 

"Mengidentifikasi orang itu ada berbagai cara, kalau paling cepat dan ilmu paling tertua adalah sidik jari," ujar ujar Kapusifanis Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto setelah konferensi pers di RS Polri, Selasa sore.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) indetifikasi korban hasil pencarian TIM SAR di JICT, Tanjungpriuk, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).Total, Sejumlah korban meninggal dan 53 properti berupa pakaian korban, serpihan maupun pelampung milik pesawat SJ-182 berhasil ditemukan. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)
Tim Disaster Victim Identification (DVI) indetifikasi korban hasil pencarian TIM SAR di JICT, Tanjungpriuk, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).Total, Sejumlah korban meninggal dan 53 properti berupa pakaian korban, serpihan maupun pelampung milik pesawat SJ-182 berhasil ditemukan. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) (WARTAKOTA/Henry Lopulalan) (ist)

Kendati demikian, menurut dia, pemeriksaan DNA juga terus berjalan. 

Halaman
123
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved