Presiden Jokowi Perintahkan Prabowo Tanam Kedelai hingga Bawang, Tapi Malah Sibuk Tanam Singkong
Presiden Jokowi meminta pada jajarannya agar mencari lahan hingga jutaan hektar agar Indonesia mampu memproduksi kedelai hingga bawang putih.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA-- Presiden Jokowi meminta pada jajarannya agar mencari lahan hingga jutaan hektar agar Indonesia mampu memproduksi kedelai hingga bawang putih.
Setelah sebelumnya menginstruksikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menanam singkong, kini Presiden Joko Widodo memberi perintah kepada jajarannya untuk menanam kedelai.
Perintah itu sebagai buntut kisruh tingginya harga kedelai impor yang sempat membuat perajin tempe dan tahu mogok produksi.
Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka 2021, Cara Daftar dan Bikin Akun di prakerja.go.id
Jokowi ingin jajarannya bisa membangun kawasan ekonomi secara luas agar bisa menghasilkan produksi yang tinggi.
"Karena percuma kalau bisa berproduksi tapi sedikit, tidak berpengaruh apa-apa ke produk-produk impor tadi. Masalah dari dulu sampai sekarang kenapa misalnya kedelai yang juga di Indonesia bisa tumbuh baik tapi kenapa petani kita tidak mau tanam? Karena harganya kalah dengan kedelai impor," ungkap Jokowi.
Baca juga: Hari Ini Vaksin Sinovac untuk Kabupaten Muarojambi akan Didistribusikan
Jokowi meminta jajarannya untuk mencari cara dalam mengatasi hal ini.
Pasalnya, pembangunan pertanian yang selama ini dilakukan belum berhasil melepaskan Indonesia dari kebutuhan impor.
"Cari lahan yang cocok untuk kedelai tapi jangan 1-2 hektare, 10 hektare, 100 ribu, 300 ribu, 500 ribu. Satu juta hektare cari," katanya
Baca juga: Sadis, Pembunuhan di Langkat, Sartini Tewas Dibunuh, Parang Masih Menancap di Sekitar Alat Vital
Food estate
Jokowi juga meminta jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dapat menyelesaikan persiapan food estate atau lumbung pangan terpadu di dua provinsi pada 2021.
"Oleh sebab itu kenapa saya dorong food estate ini harus segera diselesaikan paling tidak tahun ini yang di Sumatera Utara dan di Kalimantan Tengah diselesaikan," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
"Kita evaluasi masalah di lapangan apa, teknologi yang kurang apa? Juga dengan menggunakan teknologi di food estate karena akan menjadi contoh. Kalau semua benar bisa jadi contoh, semua provinsi datang tinggal copy saja," tambah Jokowi.
Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Remix Viral Terbaru 2021, Video DJ Breakbeat, DJ Slow dan DJ Tiktok Full Bass
Food estate rencananya berada di Kabupaten Kapuas dan Pulau Pisau, Kalimantan Tengah, seluas sekitar 164,6 ribu hektare yang mengawali fokus pada tanaman padi, lahan yang digunakan untuk food estate adalah eks proyek lahan gambut.
Selanjutnya food estate berada di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang dikhususkan untuk komoditas hortikultura seluas sekitar 30 ribu hektare.
Baca juga: Tutorial Pengisian PDSS untuk Pendaftaran SNMPTN 2021, Login di https://pdss.ltmpt.ac.id
Prabowo tanam singkong
Beberapa bulan lalu, Menteri Pertahanan ( Menhan) Prabowo Subianto mengerahkan para prajurit TNI untuk melakukan penanaman singkong secara besar-besaran dalam proyek food estate atau lumbung pangan di sejumlah provinsi di Indonesia.
Dilansir dari Antara, Senin (28/9/2020), Prabowo Subianto menargetkan kapasitas lahan singkong sebanyak 1,4 juta hektare di Indonesia hingga akhir 2025.

Meskipun sejatinya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab Menteri Pertanian.
"Saya hanya menjelaskan rencana ke depan singkong dan di Kalimantan Tengah kita akan mulai 2021, 30.000 hektare. Selanjutnya sampai akhir 2025 meningkat terus sasaran kita, hingga akhir 2025 sebanyak 1,4 juta hektare. Garis besar itu," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan dirinya mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk memberikan dukungan bagi pelaksanaan food estate.
Baca juga: Bocoran True Beauty Episode 9, Su Ho dan Ju Kyung Jadian Tapi Kang Soo Jin Bilang Cinta

Dalam hal ini sudah ada pembagian tugas bahwa Menhan akan menangani pembangunan cadangan pangan singkong.
"Tadi sudah dijelaskan rencana roadmap di Kalimantan Tengah dan Gubernur Kalimantan Tengah sudah mendukung lahan dan mem-backup di lapangan, sehingga kita siap mulai," jelas dia.
Dia mengatakan dengan singkong Indonesia dapat menghasilkan tepung tapioka yang bisa menjadi bahan utama kebutuhan pangan.
Baca juga: Karier Komjen Listyo Sigit Prabowo, Jejak Geng Solo Calon Kapolri Terkuat
" Singkong bisa menjadi bahan pangan roti, nasi dari singkong kemudian juga mie. Indonesia konsumen mie terbesar kedua di dunia dan kita ingin menjamin kita tidak tergantung dari persediaan dari luar negeri. Kita optimistis akan bekerja dengan baik," jelas dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Menhan Prabowo Subianto Kini Sibuk Tanam Singkong?"