Breaking News:

Bendahara Perkim Ditahan

Masih Pakai Seragam ASN, Mantan Bendahara Dinas Perkim Kota Sungai Penuh Penuhi Tahap II

Lusi Afrianti masih mengenakan pakaian seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengkuti proses pelimpahan tahan II

Tribunjambi herupitra
Selasa (12/1/2021), Bendahara Dinas Perkim Kota Sungaipenuh, LA resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Lusi Afrianti masih mengenakan pakaian seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengkuti proses pelimpahan tahan II di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Selasa (12/1/2021). 

Lusi merupakan mantan bendahara di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Sungai Penuh.

Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi laporan fiktif penggunaan dana DIPA tahun anggaran 2017 sampai tahun 2019. 

Dari hasil Aduit BPKP Perwakilan Provinsi Jambi ditemukan kerugian negara yang nilainya mencapai tiga miliar rupiah. 

Sebagai tersangka Lusi cukup kooperatif, ia tiba di Gedung Kejaksaan Negeri Sungai Penuh sekitar pukul 10.30 wib.

Ia masih menggunakan seragam ASN saat menjalani pelimpahan tahan II sebagai tersangka. 

Usai proses pelimpahan sebagai tersangka dan barang bukti, ia menjalani proses pemerksaan kesehatan.

Selanjutnya ia akan menjalani masa penahanan di Rutan Polres Kerinci. 

"Hari ini telah dilakukan pelimpahan tahap II atas nama tersangka Lusi Afrianti," kata Lexy Fatharani, Kasi Penkum Kejati Jambi. 

Dalam perkara ini, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah menunjuk enam orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk perkara tersebut. 

Yakni Sudarmanto, Moehargung Alsonta, Afrianto, Acep Vicky Rosdinar, Ridho Sepputra dan Tiar Yustianno. 

"Untuk tim Jaksa Penuntut Umum sudah ditunjuk enam orang," kata Lexy Fatharani.

Baca juga: Mantan Bendahara Dinas Perkim Kota Sungai Penuh Resmi Ditahan Penyidik

Baca juga: Celana Jessica Kumala Wongso Tak Pernah Ditemukan, Misteri Kematian Mirna karena Kopi Sianida

Baca juga: SIAPA SANGKA! Donald Trump Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden AS, Padahal Besok Dimakzulkan

(Dedy Nurdin) 

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved