Breaking News:

Berita Bungo

Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Warga Jujuhan Kabupaten Bungo Terendam Banjir Hingga 1 Meter

Akibatnya puluhan rumah warga yang berada di bantaran sungai di Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo terendam banjir, Selasa (12/1/2021

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/darwin
Kondisi Banjir di Jujuhan Bungo, akses jalan putus. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Intensitas hujan cukup tinggi yang terus mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bungo menyebab aliran Sungai Batang Jujuhan dan Sungai Batang Asam meluap.

Akibatnya puluhan rumah warga yang berada di bantaran sungai di Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo terendam banjir, Selasa (12/1/2021).

Hingga saat ini, luapan air sudah mencapai 50 centimeter dan menutupi akses jalan utama di Dusun Baru Balai Panjang sehingga penggunakan jalan kesulitan untuk menerobos.

Baca juga: VIDEO Setubuhi Anak Tetangga Usia 6 Tahun, Satpam SPBU di Jambi Ini Terancam Hukuman Kebiri

Baca juga: Curhatan Wijin ke Boy William, Bakal Nikahi Gisella Anastasia, Ternyata karena Hal Ini

Baca juga: Informasi SNMPTN 2021 dan Daftar 44 Politeknik Negeri di Indonesia yang Bisa Jadi Pilihan

Selain itu, di Dusun Pulau Jelmu ketinggian air sudah mencapai satu meter dan merendam sebanyak 22 rumah dengan 105 jiwa.

Saat dikonfirmasi, Rio Dusun Pulau Jelmu, Masrodi menyebut hingga saat ini debit air masih mengalami peningkatan di wilayah tersebut.

Masrodi meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas dan melakukan antisipasi jika terjadi banjir tambahan yang lebih besar.

“Untuk kondisi air sekarang masih naik warga sudah antisipasi akan banjir susulan, untuk kendaraan roda empat dan dua bisa kita kondisikan lewat jalan akses lainnya,” ujarnya.

Masrodi juga menyebutkan sebagian warganya yang terkena banjir sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kemungkinan buruk yang akan terjadi.

”Untuk warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan juga kami sudah mendata rumah-rumah warga yang terkena banjir,"

Hingga kini dia masih melakukan pendataan jumlah rumah yang terkena dampak banjir dan menghitung kerugian yang dialami korban.

"Untuk jumlah kerugian belum ada laporan dari warga namun ketua RT sudah melakukan pendataan,” ungkap Masrodi.

Kepala BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo, Tobroni Yusuf saat dimintai keterangan menyebut telah menurunkan satu regu untuk membantu warga yang menjadi korban banjir.

Dia meminta warga untuk tetap waspada karena diprediksi curah hujan akan terus mengguyur wilayah Kabupaten Bungo beberapa bulan kedepan.

"Tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir yang lebih besar di wilayah tersebut. Untuk itu kami minta masyarakat agar terus waspada," tandasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved