Breaking News:

Berita Merangin

2 Bulan, Mushola yang Dihancurkan Untuk Lokasi PETI Belum Selesai, Sikap Kades Ramai Disorot

Masih ingat dengan aktivitas PETI yang berujung membongkar Mushola di Dusun Nangko

Tribunjambi muzakkir
Masih ingat dengan aktivitas PETI yang berujung membongkar Mushola di Dusun Nangko Desa Tiga Alur Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin tahun 2020 lalu? Belum juga selesai 

Kades Desa Tiga Alur Jon Faizer ketika dikonfirmasi belum merespon, nomor HP yang digunakan bernada tidak aktif dan pesan Whatsapp yang dikirim juga tidak direspon.

Untuk diketahui, Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin semakin menggila.

Pelaku tak hanya menggarap sungai dan perkebunan saja, bahkan rumah ibadah, pun dihajar untuk dijadikan lahan tambang.

Seperti yang terjadi di Desa Tiga Alur, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin.

Bangunan musala di Dusun Nangko, Desa Tiga Alur sengaja dibongkar untuk dijadikan lokasi tambang emas ilegal.

Informasi yang didapat, pembongkaran musala ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Pembongkaran ini dengan dalih untuk melakukan pembangunan ulang rumah ibadah tersebut.

Di dalam perjalanan, ternyata pembongkaran itu hanya untuk mengambil emas yang ada di bawah musala tersebut.

Menurut warga sekitar, sejak beroperasi sekitar dua bulan belakangan, pelaku penambangan sudah mendapatkan emas dengan jumlah yang fantastis.

Sebelumnya Kades Tiga Alur Jon Faizer menyebut jika mushola tersebut bakal dibangun lagi dengan yang lebih bagus, dan pembangunan tersebut selesai dalam jangka waktu dua bulan.

Halaman
123
Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved