Berita Sarolangun

Anggota BPBD Sarolangun Ini Sempat Merasakan Firasat Tak Enak Dua Hari Sebelum Midun Tenggelam

Midun hanyut pada Sabtu lalu sebab nekat menyebrangi Batang Limun yang deras bersama dua temenya, namun naas hanya dia yang tak selamat hingga ketepi.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
istimewa
Proses evakuasi Midun, korban tenggelam di Sungai Batang Limun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Proses pencarian Midun pemuda berumur 20 tahun yang terseret aliran Sungai Batang Limun, Kabupaten Sarolangun akhirnya membuahkan hasil, pada Senin sekira 7.00 WIB (11/1/2021).

Midun hanyut pada Sabtu lalu sebab nekat menyebrangi Sungai Batang Limun yang deras bersama dua temenya, namun nahas hanya dia yang tak selamat hingga ketepi.

Tak sedikit warga, BPBD Sarolangun, Basarnas, Damkar, PMI bahkan Pramuka juga ikut ambil posisi mencari letak pemuda 20 tahun tersebut.

Baca juga: Sebelum Terbang dengan Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Rion Bersikap Aneh, Minta Istri Pakai Baju Putih

Midun akhirnya di temukan oleh Sukron (35) satu desa dengannya yakni desa Pasar Pelawan kecamatan pelawan.

Yen Aswadi Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Sarolangun menyebutkan, setidaknya ada 2 perahu karet dan 4 perahu warga yang di kerahkan mencari Midun.

"Dari BPDB ada delapan orang, Bazarnas ada enam, palang merah Indonesia enam, Pramuka enam, dan anggota polisi dan TNI serta warga," ungkap Yen Aswadi pada Tribun Jambi, Senin (11/1/2021).

Baca juga: 675 Tenaga Kesehatan di Batanghari Akan Terima Vaksinasi Tahap Pertama

Setidaknya ada tiga tenda, dua dari Basarnas dan BPBD satu tenda biasa, yang ditegakan di tepi Sungai yang berada di Desa Temenggung yang berbatasan dengan Desa Pulau Pandan kecamatan Limun.

M Yusuf, anggota BPBD menjelaskan, betapa sulitnya melewati derasnya Sungai Batang Limun dengan perahu karet untuk mencari pemuda yang tengelam tersebut.

M Yusuf anggota dari BPBD ia termasuk spesialis pencari warga Sarolangun yang tenggelam.

Baca juga: Akibat Banjir Satu Warga Hanyut dan Satu Mobil Tenggelam di Lokasi yang Berdekatan di Sarolangun

"Ada rasa di batin sayo di tiga titik yang tak jauh dari lokasi dia tengelam," ungkap M Yusuf, Sabtu (9/1/2021).

M Yusuf menjelaskan saat di lokasi pencarian, ia merasakan yang kurang nyaman dua hari sebelum kejadian tengelamnya pemuda tersebut.

"Kemudian sabtu siang dengar kabar ini, kita minta sama yang mahakuasa agar pemuda ini ketemu. Ada bacaannya, sebagai manusia kita meminta saja. Kita minta bawang dengan garam dari rumannya, kita hamburkan dengan lokais kejadian," ungkap Yusuf.

Kini Midun sudah berada di rumah duka di desa Pasar Pelawan kecamatan Pelawan Sarolangun, dan akan di kebumikan di TPU dusun pelayang di desanya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved