Breaking News:

Musim Hujan, Petani Sayuran di Paal Merah Kota Jambi Malah Meraup Untung, Kok Bisa?

Sehingga saat musim hujan sering terjadi gagal panen. Lalu ini membuat harga sayur cenderung mahal di musim penghujan.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Monang
Petani Sayuran di Paal Merah Kota Jambi Malah Meraup Untung 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Musim penghujan menjadi momok bagi petani sayur. Sebab hujan terus menerus membuat genangan air dan merusak tanaman sayur yang telah petani tanam.

Sehingga saat musim hujan sering terjadi gagal panen. Lalu ini membuat harga sayur cenderung mahal di musim penghujan.

Namun keadaan ini malah menjadi berkah bagi petani sayur yang berada di area Jalan Marsda Abdurahman Saleh, Paal Merah, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Baca juga: VIDEO Pemilik Akun Twitter Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Usai Ngelike Situs Porno

Supeno satu pria paruh baya yang mengelola lahan pertanian sayur di tempat itu mengatakan dikala tempat lain mengalami gagal panen akibat lahan yang kebanjiran air, para petani di sini malah kebanjiran pembeli.

"Iya, daerah sini datarannya agak tinggi. Jadi, petani lain yang rata-rata di daerah pinggir Sungai Batanghari dan dekat dengan daerah rawa, saat musim hujan lahannya jadi tergenang air," ungkap pria asal Pati, Jawa Tengah ini, Sabtu (9/1/2021).

Ia pun mengatakan para pedagang sayuran di pasar-pasar Kota Jambi pun akhirnya mencari sayur di tempatnya.

Baca juga: USAI Gugat Cerai Eryck Amaral, Aura Kasih Alami Kejadian Mengerikan dan Harus Jalani Operasi Telinga

"Ketika musim hujan ini harganya jadi naik. Soalnya seluruh pedagang carinya ke lokasi kami ini. Mereka akan membeli berapa pun harganya. Saat-saat seperti inilah kami dapat menikmati hasil yang baik," jelasnya.

Supeno pun membeberkan hasil yang dapat ia raup ketika musim hujan seperti sekarang ini.

"Lumayan sekali, bisa kami dapat minimal Rp 300 ribu perharinya. Tapi iya, usahanya mati-matian untuk sampe sayuran ini panen," katanya.

Baca juga: Cara Meletakkan Tanaman Menurut FengShui, Tanaman Berwarna Merah dapat Menghasilkan Energi Positif

"Saat musim hujan ini panennya bisa menjadi lebih lama. Kemudian pupuk yang dibutuhkan pun jadi lebih banyak, bisa dibilang dua kali lipatnya," jelas Supeno.

Dirinya mengatakan saat hujan lebat pupuk yang diberikan akan menyebar dan tidak masuk ke tanah. Sehingga saat hujan reda dan cuaca terlihat baik, ia langsung memupuknya kembali.

"Itu baru masalah hujan, belum hama seperti jangkrik, ulat, keong, dan lainnya. Namun masalah hama masih bisa diatasi dengan semprotan anti hama," tambahnya.

Tanaman sayur yang ia tanam dilahannya pun antara lain bayam, sawi, selada, kemangi, kangkung, dan seledri.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved