Breaking News:

Jangan Buru-buru Minum Obat, Ini Deretan Bahan Alami yhang bisa Redakan Sakit Gigimu

Sakit gigi bisa dihilangkan menggunakan resep dokter dan bahan alami. Bahan alami itu bisa didapat dari dapur atau membeli di pasar. 

Ilustrasi 

Mereka juga punya antimikroba yang dapat membantu dalam perawatan mulut.

Untuk menggunakannya, kunyah daun jambu biji segar yang telah dibersihkan.

Selain itu, Anda bisa melembutkan daun jambu biji kemudian memasukkan ke dalam air mendidih untuk membuat obat kumur.

Bahan Alami Lain Untuk Atasi Sakit Gigi

Sebelum menemui dokter, ada beberapa cara lain yang dilakukan untuk mengurangi rasa sakit gigi, di antaranya:

1. Berkumur menggunakan air hangat.

2. Mengoleskan minyak cengkeh pada gigi yang sakit.

3. Membersihkan sela gigi dengan dental floss.

4. Mengoleskan obat antiseptic yang mengandung benzocaine pada gigi yang terasa sakit

5. Minum obat pereda nyeri yang bisa didapatkan di apotek.

6. Mengompres pipi dengan kompres dingin.

Ada juga beberapa obat alami lain yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit, khususnya pada gigi yang berlubang.

1. Bawang Merah

Kandungan anti-mikrobial dan anti-septiknya mampu mengendalikan rasa nyeri di gusi atau gigi akibat gigi berlubang.

Anda bisa menggunakan bawang merah sebagai obat gigi dengan cara mengunyahnya di mulut. Atau bisa juga dengan menghaluskan bawang merah kemudian tempelkan ke bagian gigi yang sakit.

2. Cuka Apel

Cara untuk mengatasi gigi berlubang berikutnya yakni dengan mengonsumsi cuka apel atau cuka dapur.

Kandungan antimikrobal dan antibakteriannya mampu mengurangi rasa sakit akibat gigi berlubang.

Anda bisa melarutkan 1 sendok makan cuka apel ke dalam 1 gelas air. Kemudian gunakan dengan cara berkumur-kumur.

Atau bisa juga dengan meneteskan cuka apel ke gulungan kapas kecil kemudian tempelkan ke bagian gigi yang sakit. Diamkan selama beberapa menit hingga rasa sakitnya berkurang.

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung Hari Ini 5 Januari 2021, dari Seri Galaxy A01 Core (1GB) hingga Z Fold2

Temui Dokter

Jika sakit gigi terlalu parah, sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter spesialis.

Banyak sakit gigi yang membutuhkan perawatan medis.

Pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen dapat membantu sampai Anda menemui dokter gigi.

Anda juga harus mengunjungi dokter gigi jika mengalami gejala-gejala berikut:

- Demam

- Kesulitan bernapas atau menelan

- Sakit umum yang berlangsung lebih dari satu atau dua hari

- Pembengkakan

- Rasa sakit saat Anda menggigit

- Gusi merah abnormal

- Kotoran busuk, atau nanah

Penyebab sakit gigi

Sebelum mengobati gigi yang sakit, Anda perlu mengidentifikasi penyebab sakit gigi tersebut.

1. Sakit Gigi Berupa Nyeri Tajam, Menusuk, dan Berlangsung Sebentar

Penyebabnya adalah gigi berlubang, gigi retak atau patah, tambalan gigi yang terlepas. Biasanya muncul jika ada rangsangan panas, dingin, atau manis.

Pada kasus gigi retak, sakit dirasakan jika ada sisa makanan keras tersangkut di dalam retakan, dan nyeri muncul setiap kali menggigit atau mengunyah.

Gusi yang turun akibat cara sikat gigi yang salah, pasca pembersihan karang gigi, atau gigi yang menipis akibat diet tinggi asam juga dapat menjadi penyebabnya.

2. Sakit Gigi Berupa Nyeri Tumpul, Nyut-nyutan, dan Menetap

Paling sering disebabkan oleh gigi berlubang tahap lanjut. Sakit gigi cenderung terjadi berulang walaupun gigi yang berlubang sudah ditambal.

Kondisi ini biasanya terjadi jika lubang sudah mencapai pulpa, sehingga terkena saraf gigi.

Awalnya sakit gigi hanya muncul jika ada stimulus, tapi kemudian muncul secara spontan. Stimulus panas memperberat nyeri, sedangkan dingin membuat nyeri berkurang. ( Bangkapos.com )

Baca juga: Jelang Datang Vaksin Covid-19, Dinkes Batanghari Siapkan Tempat Penyimpanan Khusus Sesuai Standar

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved