Pasokan Bertambah dari Jawa Timur, Harga Cabai Rawit Mulai Turun
Awal tahun 2021 ini harga cabai rawit meroket dan terus mengalami kenaikan. Namun, Senin (4/1) harga cabai rawit
Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Awal tahun 2021 ini harga cabai rawit meroket dan terus mengalami kenaikan. Namun, Senin (4/1) harga cabai rawit mulai mengalami penurunan.
Beberapa hari di awal tahun ini, tepatnya tanggal 1, 2, dan 3 Januari harga cabai rawit meroket hingga mencapai Rp90 ribu per kilogam.
Perubahan harga cabai rawit ini diketahui dari hasil monitoring harga rata-rata kebutuhan pokok oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi pada 4 Januari 2021.
Hasil pantauan harga tersebut didapat dari tiga pasar di Jambi yaitu Pasar Induk Angso Duo, Pasar Simpang Pulai dan Pasar Talang Banjar.
Untuk harga cabai rawit di Jambi saat ini masih dikatakan cukup tinggi yaitu sebesar Rp60 ribu - Rp65 ribu per kilogram.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Rosnifa dalam keterangan tertulis mengatakan, penurunan harga cabai rawit hijau dikarenakan berkurangnya pasokan dari beberapa daerah.
"Harga cabai rawit hijau hari ini turun karena bertambahnya pasokan cabai rawit dari Jawa Timur,” jelas Rosnifa.
Pada Pasar Angso Duo cabai rawit hijau mengalami penurunan harga dari Rp85 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu atau turun sebesar Rp25 ribu.
Sedangkan di Pasar Simpang Pulai dan Talang Banjar, harga cabai rawit hijau mengalami penurunan harga dari Rp90 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram atau turun sebesar Rp25 ribu.
Sementara itu, Harga rata-rata cabai merah besar hari ini pada tiga pasar tersebut yaitu Rp56 ribu per kilogram dan cabai merah keriting Rp65 ribu perkilogram.