Breaking News:

Inflasi

Angka Inflasi Jambi Desember 2020 Naik, Cabai Merah Masih Pemberi Andil Terbesar

Berdasarkan rilis data BPS Provinsi Jambi, Senin (4/1) /2021), Desember 2020 inflasi Kota Jambi dan Kota Muaro Bungo alami

Tribunjambi/Darwin
Harga cabai merah di Pasar Muara Bungo terjun bebas akibat pandemi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berdasarkan rilis data BPS Provinsi Jambi, Senin (4/1) /2021), Desember 2020 inflasi Kota Jambi dan Kota Muaro Bungo alami kenaikan angka dibandingkan November 2020. Andil terbesar dari kelompok makanan, minuman dan tembakau serta komoditas dengan andil terbesar yaitu cabai merah.

Pada Desember 2020, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,72 persen dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 0,56 persen. Laju inflasi tahun kalender dan inflasi year on year yang terjadi pada Bulan Desember adalah sama, dimana Kota Jambi sebesar 3,09 persen dan Kota Muara Bungo sebesar 2,32 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin mengatakan, inflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 5 (lima) kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,33 persen.

“Selanjutnya kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,04 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen dan kelompok transportasi sebesar 0,46 persen,” ujarnya, Senin (4/1).

Wahyudin melanjutkan, inflasi di Kota Muara Bungo terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 (enam) kelompok pengeluaran yaitu terbesar yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,94 persen.

Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,32 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen, kelompok transportasi sebesar 0,05 persen, serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,12 persen.

“Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi bulan Desember 2020 antara lain cabai merah, cabai rawit, angkutan udara, telur ayam ras, ketimun, sawi hijau, cabai hijau, bayam, ikan lele dan jengkol,” ucapnya.

Sedangkan komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, ketimun, kangkung, bayam, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, kacang panjang , jengkol dan jeruk.

Sementara itu, laju inflasi tahun kalender dan YoY Kota Jambi pada bulan ini sama yaitu sebesar 3,09 persen. Dan laju inflasi tahun kalender dan YoY Kota Muara Bungo bulan ini sama, yaitu sebesar 2,32 persen.

“Dari 24 kota di Sumatera yang menghitung IHK, semua kota di Sumatera mengalami inflasi,” ujar Mahyudin.

“Inflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 1,87 persen dan terendah di Kota Bengkulu sebesar 0,14 persen,” tambahnya.

Dari 90 kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 87 (delapan puluh tujuh) kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 1,87 persen dan terendah sebesar 0,05 persen terjadi di Kota Tanjung Selor.

Penulis: Vira Ramadhani
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved