Breaking News:

Catatan Akhir Tahun

2020 Polres Kerinci Kembalikan Kerugian Negara Rp1,3 M. Tujuh Kades Kembalikan Penyimpangan DD

Satuan Reskrim Polres Kerinci, selama 2020 berhasil mengembalikan kerugian ke kas negara sebanyak Rp1,3 miliar. Data itu disampaikan

tribunjambi/herupitra
Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho mengelar konferensi pers akhir Tahun 2020 di Aula Polres Kerinci, Kamis (31/12/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Satuan Reskrim Polres Kerinci, selama 2020 berhasil mengembalikan kerugian ke kas negara sebanyak Rp1,3 miliar. Data itu disampaikan Polres Kerinci saat Pres Rilis dengan sejumlah awak media, Kamis (31/12) lalu.

Disebutkan, pengembalian kerugian negara tersebut dari kasus korupsi 2017 pada 3 bidang di Dinas PUPR Sungai Penuh senilai Rp152.996.194.05. Kemudian Korupsi pada pengadaan mesin IKM Pandai Besi di Dinas PUPR Perindag Sungai Penuh tahun anggaran 2019 dengan nilai Rp88.438.546 dan dari Dana Desa yang ada kerugian negara Rp1.112.316.161.

Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho mengatakan, keberhasilan Polres Kerinci mengembalikan kerugian negara ini, mendapat apresiasi dari Polda Jambi.

"Untuk Dana Desa itu pengembalian kerugian negara dari tujuh desa yang telah mengembalikan, sedangkan satu kasus telah masuk penyidikan," kata Kapolres.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kerinci, IPTU Edi Mardi menambahkan, untuk kasus Kades sudah tersangka dan saat ini sudah dilakukan penahanan di Mapolres Kerinci.

"Untuk kades Kades Koto Dua Baru sudah kita tahan di Polres dan kasusnya pun sudah p21, akan dilimpahkan ke kejaksaan," jelasnya.

Dia menjelaskan, dari 7 kasus yang telah mengembalikan kerugian negara adalah Kades Koto Dua Baru tidak mau mengembalikan keuangan negara dari tahun 2018-2019.

"Memang agak bandel Kadesnya tetap tidak mau mengembalikan kerugian negara, makanya naik ke penyidikan," pungkasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved