Breaking News:

Banjir di Kota Jambi

Soal Penanganan Banjir di Kota Jambi, Wali Kota Jambi: Tidak Semuanya Wewenang Pemkot Jambi

Banjir di Kota Jambi pada Kamis (31/12/2020) terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jambi.

Tribunjambi/mareza
Proses evakuasi warga terdampak banjir di Kota Jambi di Kelurahan Jelutung, Kamis (31/12/2020) siang. Soal Penanganan Banjir di Kota Jambi, Wali Kota Jambi: Tidak Semuanya Wewenang Pemkot Jambi 

Soal Penanganan Banjir di Kota Jambi, Wali Kota Jambi: Tidak Semuanya Wewenang Pemkot Jambi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rara Khushshoh Azzahro

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banjir di Kota Jambi pada Kamis (31/12/2020) terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jambi.

Wali Kota Jambi H Syarif Fasha penanganan banjir di wilayah Kota Jambi, tidak semuanya tugas Pemerintah Kota Jambi.

Permasalahannya, kata Fasha saluran-saluran (pembuangan air) di sini bukan seluruhnya kewenangan Pemerintah Kota Jambi.

Baca juga: BREAKING NEWS 464 Rumah di Kelurahan Jelutung, Kota Jambi Terendam Banjir, Tak Ada Korban Jiwa

Baca juga: Karena Istri Sedang Sakit, Ayah Ini Rudapaksa Anak Kandung Selama 5 Tahun

Baca juga: Promo Giant Hari Ini 1 Januari 2020, Harga Spesial Popok, Shampo, Bumbu Dapur, Tepung, Mie Instan

Menurutnya, kewenangan di sini ada kewenangan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI, kemudian kewenangan Pemerintah Provinsi Jambi.

"Kami mengimbau kepada pihak balai, pemerintah provinsi juga, untuk menuntaskan saluran-saluran yang ada di dalam Kota Jambi, sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing," katanya, Jum'at (01/01/2020).

"Jangan sampai nanti ada kewenangan yang bukan pemkot, tapi yang disalahkan Pemkot. Kami, Pemkot untuk wewenang pemkot, ya kami akan tanggung jawab," sambungnya.

Wali Kota Jambi H Syarif Fasha saat meninjau banjir di Kelurahan Jelutung, Kamis (31/12/2020) siang sekaligus melihat posko pengungsian warga.
Wali Kota Jambi H Syarif Fasha saat meninjau banjir di Kelurahan Jelutung, sekaligus melihat posko pengungsian warga. (tribunjambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Mengenai antisipasi banjir susulan, dikatakannya, sudah disiapkan titik-titik evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak.

"Karena kalau hujan kan tidak bisa kita tahan, jadi antisipasinya lebih ke terdampaknya. Tapi yang pasti hujan ini kan tidak setiap saat, sifatnya accident ya, tidak permanent," ujar Syarif Fasha.

Pada wilayah Kota Jambi ada beberapa titik akibat hujan itu adalah di Kelurahan Kenali Besar, Kelurahan Paal Lima, Kelurahan Jelutung, dan juga ada di salah satu kelurahan yang ada di Telanaipura.

Baca juga: Malam Tahun Baru 2021, Kota Jambi Seperti Kota Tidur Pukul 22.00 Suasana Sepi

Baca juga: Sarankan Gisel dan MYD Minta Maaf, Pelapor Kasus Video Syur Malah Dibully Netizen, Cuma Saran

Baca juga: Katalog Promo Indomaret Hari Ini 1 Januari 2021, Promo Heboh, Super Hemat, Hanya 5 Hari

"Tetapi yang agak besar ini di Kelurahan Jelutung ini. Karena drainase yang sudah tidak bisa menampung debit air lagi, yang perlu ada perubahan pada yaitu diperbesar atau diperdalam lagi," pungkasnya. 

Sementara itu ,Terpisah, berbicara banjir, banyak warga yang masih ingin menetap di rumah, dan banyak juga yang memilih menetap dirumah keluarganya masing-masing. Artinya tidak ikut mengungsi di tenda.

Sementara itu, banyak warga yang rumahnya terdampak banjir masih ingin menetap di rumah. Namun, banyak juga yang memilih menetap dirumah keluarganya masing-masing. Artinya tidak ikut mengungsi di tenda.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved