Breaking News:

Reaksi Keras Ali Ngabalin Setelah FPI Berubah Nama: Apapun Namamu, Kau Tak Ada Tempat di Sini!

Para tokoh Front Pembela Islam mendeklarasikan Front Persatuan Islam hanya beberapa jam setelah pemerintah mengumumkan pembubaran FPI.

Editor: Teguh Suprayitno
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin ikut komentarasi deklrasi Front Persatuan Islam setelah FPI bubar. 

Reaksi Keras Ali Ngabalin Setelah FPI Berubah Nama: Apapun Namamu, Kau Tak Ada Tempat di Sini!

TRIBUNJAMBI.COM - Para tokoh Front Pembela Islam mendeklarasikan Front Persatuan Islam hanya beberapa jam setelah pemerintah mengumumkan pembubaran FPI, Rabu (30/12/2020).

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ikut menanggapi soal munculnya Front Persatuan Islam setelah Front Pembela Islam bubar.

Ali Ngabalin menanggapi serius deklarasi Front Persatuan Islam oleh tokoh-tokoh yang selama ini berada di balik FPI.

Ngabalin bahkan mewanti-wanti generasi muda untuk tidak terprovokasi.

Ketua Umum FPI Shabri Lubis dan Sekretaris FPI Munarman termasuk dalam 19 orang yang mendeklarasikan perkumpulan baru tersebut.

Baca juga: Politisi Hanura Bongkar Sekenario Uni Eropa Dibalik Pembubaran FPI, Peran Diplomat Ini Jadi Petunjuk

Baca juga: Jenderal Idham Aziz Mulai Keras, Begini Perintahnya pada Polisi Hadapi Simpatisan FPI, Jangan Takut!

Baca juga: Petamburan Mendadak Dijaga Ketat TNI Polri, Kapolsek Buka Suara, Begini Kondisinya Pasca FPI Bubar

Selain itu, ada nama lain seperti Abu Fihir Alattas, Tb Abdurrahman Anwar, Abdul Qadir Aka, Awit Mashuri, Haris Ubaidillah, Idrus Al Habsyi, Idrus Hasan, Ali Alattas SH, dan Ali Alattas S.kom.

Lalu, Tuankota Basalamah, Syafiq Alaydrus, Baharuzaman, Amir Ortega, Syahroji, Waluyo, Joko, dan M Luthfi.

"Kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara, untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam," demikian bunyi keterangan tertulis dari Front Persatuan Islam yang diterima Kompas.com, Rabu (30/12/2020) malam.

Ali Ngabalin
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin

Lewat Front Persatuan Islam, para deklarator menyatakan akan melanjutkan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, seperti yang selama ini sudah dijalankan FPI.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved