Matahari Buatan Korsel Pecahkan Rekor Dunia! Saat Menyala Lebih Lama dari China
Nantinya, para peneliti yang mengerjakan KSTAR akan bekerja untuk membantunya menyala terus menerus selama 300 detik dengan suhu ion lebih tinggi
Matahari Buatan Korsel Pecahkan Rekor Dunia! Saat Menyala Lebih Lama dari China
TRIBUNJAMBI.COM - Secara mengejutkan matahari buatan Korea Selatan sukses mencetak rekor dunia, usai mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik.
Suhu ion yang dihasilkan matahari buatan Korsel itu dilaporkan mencapai lebih dari 100 juta derajat Celcius.
Waktu 20 detik ini memecahkan rekor pengoperasian sebelumnya yaitu 8 detik, yang dicatatkan KSTAR tahun lalu.
Pada 2018 sebenarnya matahari buatan KSTAR bisa mencapai suhu 100 juta derajat Celcius untuk pertama kalinya, tetapi hanya bertahan 1,5 detik.
Dengan durasi terbarunya, matahari buatan Korsel pun menyala lebih lama dari matahari buatan China.
Untuk membuat matahari buatan ini, Korea Superconducting Tokamak Advanced Research (KSTAR) memanfaatkan energi nuklir untuk menjadi perangkat fusi superkonduktor.
Baca juga: Rachel Vennya Cuci Kepiting Pakai Air Mineral Seharga Rp 600 Ribu, Netizen Menjerit: Bener Sultan!
Baca juga: Heboh Video Syur Mirip Gisel, Nikita Mirzani Sebut Hal Wajar: Dia Rekam itu Kan Bukan untuk Disebar
Karya mereka juga merupakan hasil studi bersama Seoul National University (SNU) serta Columbia University Amerika Serikat.
Nantinya, para peneliti yang mengerjakan KSTAR akan bekerja untuk membantunya menyala terus menerus selama 300 detik dengan suhu ion lebih tinggi dari 100 juta derajat Celcius.
Mereka berencana melakukannya pada 2025.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul [VIDEO] Detik-detik Matahari Buatan Korsel Menyala dan Pecahkan Rekor Dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/oiklkl.jpg)