Breaking News:

Piala Dunia U20

VIDEO: FIFA Batalkan Piala Dunia U-20, Stadion Venue Tanggung Jawab Siapa?

Kementerian PUPR sebelumnya menargetkan pengerjaan tuntas di bulan April atau satu bulan sebelum penyelenggaraan.

Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Federasi sepakbola dunia, FIFA telah mengumumkan penundaan Piala Dunia U-20 yang semula dilaksanakan pada Mei 2021 menjadi 2023.

Penundaan dilakukan lantaran menurut FIFA pandemi Covid-19 di dunia masih belum stabil meskipun pemerintah sendiri telah menjelaskan kesiapan Indonesia dalam menangani Covid-19.

Usai penundaan, Kemenpora bersama PSSI dan Kementerian lainnya mengadakan rapat koordinasi hari ini.

Salah satu hasilnya yaitu mengenai nasib enam venue atau Stadion yang sudah direnovasi oleh Kementerian PUPR.

Kementerian PUPR sebelumnya menargetkan pengerjaan tuntas di bulan April atau satu bulan sebelum penyelenggaraan.

Baca juga: Kajari Merangin Martha Parulina Gelar Zoom Meeting Bersama Jaksa Agung, 31 Orang Satgas Dilantik

Baca juga: VIDEO: Kontribusi Pajak Hiburan Bioskop Menurun, PAD di Kota Jambi 2020 Kena Dampaknya

Baca juga: Kasus Video Syur Mirip Gisel Dibahas Nikita Mirzani: Dia Merekam Itu Bukan Untuk Disebar-sebar

Seusai kabar penundaan Piala Dunia U-20, nantinya setelah venue rampung, pemeliharaannya akan dikembalikan kepada pemerintah setempat selama satu tahun (2022) dan Kementerian PUPR bakal merenovasi lagi jelang bergulirnya Piala Dunia di 2023.

“Tadi Menteri PUPR menyampaikan beberapa daerah, Maret-April  (venue) sudah selesai. Maka Menteri PU menyanggupi pemeliharaannya setelah pengerjaannya hingga akhir 2021."

"Awal 2022 sampai akhir 2022, pemeliharaannya menjadi tanggung jawab daerah. Beban APBD,” kata Menpora dalam konferensi pers-nya secara daring, Senin (28/12/2020).

“Kemudian bagaimana tadi jika akan digunakan 2023, pada saat akhir 2022 atau awal 2023, kita akan evaluasi. Akan meninjau langsung baik itu ke venue utama dan latihan,"

"Kita akan melihat apakah masih sesuai standar FIFA. Jadi setelah Itu Kementerian PUPR yang akan merenovasi,” sambungnya.

Seperti diketahui, Kementerian PUPR telah mengebut pengerjaan atau renovasi di enam Stadion Utama berikut dengan lima lapangan penunjang.

Stadion yang dikerjakan baik renovasi ringan atau berat yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion I Wayan Dipta (Bali).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Piala Dunia U-20 Batal 2021, Pemeliharan Stadion Venue Tanggung Jawab Siapa?

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved